TINJAUAN KUAT LENTUR BALOK KOMPOSIT KAYU BETON DENGAN PENGHUBUNG GESER PAKU POLOS DAN PAKU ULIR

Rosmasari , Fera (2009) TINJAUAN KUAT LENTUR BALOK KOMPOSIT KAYU BETON DENGAN PENGHUBUNG GESER PAKU POLOS DAN PAKU ULIR. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img] PDF
D100970196.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
PDF
D100970196.pdf

Download (92kB)
Official URL: http://files.eprints.ums.ac.id/etd/2009/D100/D1009...

Abstract

Penelitian ini menggunakan balok kayu, plat beton bertulang dan paku sebagai penghubung geser. Paku yang digunakan adalah paku polos dan paku ulir yang umum berada di pasaran.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kuat lentur balok komposit kayu-beton dengan penghubung geser paku polos dan penghubung geser paku ulir. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Bahan dan Struktur Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini menganalisis dua variasi sampel balok komposit, yaitu balok komposit kayu beton dengan penghubung geser paku polos dan balok komposit kayu beton dengan penghubung geser paku ulir. Setiap variasi dibuat 3 benda uji. Pengujian dilaksanakan pada saat plat beton berumur 28 hari. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian kuat tekan silinder beton dan pengujian kuat lentur balok komposit kayu beton. Dari hasil penelitian dan analisis data diperoleh tegangan maksimum balok komposit dengan penghubung geser paku polos : momen kapasitas rata-rata sebesar 7,895 kN-m, tegangan tekan rata-rata 35,152 N/mm2, tegangan bidang kontak rata-rata 4,909 N/mm2, tegangan tarik rata-rata 26,524 N/mm2, dan tegangan geser rata-rata 4,986 N/mm2, tegangan lentur sebesar 1,756 N/mm2. Tegangan maksimum balok komposit dengan penghubung geser paku ulir : momen kapasitas rata-rata sebesar 8,457 kN-m, tegangan tekan rata-rata 37,656 N/mm2, tegangan bidang kontak rata-rata 5,258 N/mm2, tegangan tarik rata-rata 28,414 N/mm2, dan tegangan geser rata-rata 5,340 N/mm2, tegangan lentur sebesar 1,881 N/mm2. Hasil pengujian balok komposit dengan menggunakan penghubung geser paku ulir memberikan tegangan-tegangan yang lebih besar daripada balok komposit yang menggunakan paku polos sebagai penghubung gesernya. Hasil pengamatan kedua jenis benda uji balok komposit pada saat pengujian, semua balok mengalami pola keruntuhan yang sama, yaitu terjadi ditengah bentang dan tidak terjadi pemisahan antara plat beton dan balok kayu. Dari kedua penghubung geser yang di gunakan pada balok komposit kayu beton yang memberikan tegangan lentur paling baik dan paling efisien adalah paku ulir.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: balok komposit, penghubung geser (shear conector), kuat lentur
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Budiman Budiman
Date Deposited: 24 Nov 2009 02:56
Last Modified: 18 May 2011 04:38
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/4916

Actions (login required)

View Item View Item