KEMAMPUAN BERPIKIR POSITIF PADA JAMAAH HALAQOH SHOLAT KHUSUK MASJID FATIMAH SURAKARTA

SETYASTUTI, RITA (2009) KEMAMPUAN BERPIKIR POSITIF PADA JAMAAH HALAQOH SHOLAT KHUSUK MASJID FATIMAH SURAKARTA. Skripsi thesis, Univerversitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
F100050063.PDF

Download (46kB)
[img] PDF
F100050063.PDF
Restricted to Repository staff only

Download (533kB)
Official URL: http://files.eprints.ums.ac.id/etd/2009/f100/F1000...

Abstract

Berpikir positif adalah kecenderungan berpikir yang lebih mengarahkan atau memusatkan perhatian pada hal-hal yang positif dari keadaan diri sendiri, orang lain maupun masalah yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir positif pada jamaah halaqoh sholat khusuk masjid fatimah surakarta. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis data secara induktif deskriptif, yaitu melakukan abstraksi rekaman fenomena-fenomena khusus dikelompokkan menjadi satu. Subjek dalam penelitian ini adalah jamaah halaqoh sholat khusuk di masjid fatimah surakrta dewasa yang keikutsertaannya sudah kurang lebih 2 tahun. Teknik pengambilan sample yang digunakan adalah snowball sampling dan purposive area non random sampling. Kesimpulan dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa 1. jamaah halaqoh sholat khusuk telah mengalami perubahan dalam hal berpikir positif (a) tidak terlalu menaruh harapan yang terlalu besar pada masalah yang sedang dihadapi karena tidak ingin kecewa jika apa yang diharapkan ternyata tidak terjadi yang membuat berani ambil resiko serta tidak takut akan kegagalan yang akan datang, (b) memiliki kepercayaan diri serta keyakinan akan kemampuan diri sendiri untuk menghadapi masalah tanpa campur tangan orang lain, (c) menganggap masalah sebagai proses yang harus dijalani untuk menambah wawasan dan pembelajaran dalam hidup serta mengambil ilmu dari pendapat orang lain yang diterima, (d) menerima serta mensyukuri keadaan yang terjadi dengan pasrah dan ikhlas untuk menghindarkan diri dari rasa penyesalan yang mendalam serta rasa selalu menyalahkan diri sendiri akan sulit muncul. 2. faktor-faktor yang mempengaruhi timbulnya perbedaan pada kemampuan berpikir positif jamaah halaqoh sholat khusuk adalah (a) jenis kelamin, (b) keluarga dan kebudayaan, (c) sifat dan watak. 3. efek yang didapat oleh jamaah halaqoh sholat khusuk dengan membiasakan diri senantiasa berpikir positif adalah (a) melihat hal positif dari suatu masalah, (b) berbicara yang menyenangkan walau melihat keadaan yang tidak menyenangkan, (c) semakin semangat mengerjakan sesuatu setelah mendengar pendapat negative, (d) melakukan tindakan yang positif setelah mengalami kegagalan dan untuk menyelesaikan masalah, (e) mempunyai ide atau cara-cara baru setelah mengalami masalah untuk mencapai kesuksesan. 4. dengan sholat jamaah halaqoh diajak selalu mempunyai pikiran yang positif lewat bacaan dan gerakan dalam sholat yang mampu menekan munculnya pikiran negative dalam keseharian.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Berpikir Positif, Sholat, Jamaah Halaqoh
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Esti Handayani
Date Deposited: 23 Nov 2009 05:37
Last Modified: 06 Jan 2012 04:02
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/4883

Actions (login required)

View Item View Item