KETERAMPILAN BERINTERAKSI SOSIAL PADA PENYANDANG EPILEPSI

Suryaningrum, Vinika Annisa (2009) KETERAMPILAN BERINTERAKSI SOSIAL PADA PENYANDANG EPILEPSI. Skripsi thesis, Univerversitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
F100050043.PDF

Download (200kB)
[img] PDF
F100050043.PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)
Official URL: http://files.eprints.ums.ac.id/etd/2009/f100/F1000...

Abstract

Keterampilan berinteraksi sosial merupakan suatu kebutuhan bagi setiap individu, tidak terkecuali bagi penyandang epilepsi. Setiap individu pasti akan selalu membutuhkan orang lain untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya, dengan kebutuhan akan keberadaan orang lain tersebut maka individu sebagai makhluk sosial akan selalu melakukan interaksi sosial dengan individu-individu lainnya. Interaksi sosial tersebut akan dikembangkan dalam lingkungan keluarga, lingkungan tempat tinggal dan lingkungan masyarakat. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu guna memahami keterampilan berinteraksi sosial pada penyandang epilepsi dan guna mengetahui respon dari orang yang berada di sekitar penyandang ketika melakukan interaksi sosial. Pertanyaan penelitian dalam penelitian ini adalah bagaimana penyandang epilepsi melakukan interaksi sosial dengan lingkungannya, baik lingkungan keluarga, tempatnya bekerja, maupun lingkungan masyarakat tempat tinggalnya dan bagaimana respon dari orang-orang di sekitar penyandang, ketika penyandang epilepsi melakukan interaksi sosial. Fenomena penelitian yang ingin diteliti yaitu keterampilan berinteraksi sosial pada penyandang epilepsi. Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian ini digunakan metode wawancara, alat tes psikologi (TAT dan SSCT), catatan lapangan dan dokumentasi. Wawancara merupakan metode untuk memahami perilaku yang sangat luas digunakan dan telah lama ada. Penggunaan metode ini dimaksudkan untuk mendapatkan data tentang keterampilan berinteraksi yang dilakukan informan. TAT dan SSCT digunakan untuk mengetahui hubungan informan dengan lingkungkan keluarga, lingkungan tempat kerja dan lingkungan tempat tinggal. Informan dalam penelitian ini adalah sebanyak 5 orang dengan karakteristik, sebagai berikut : a). Usia penyandang epilepsi 18-45 tahun, b) tidak menderita kelainan fisik yang berat, c) tidak mengalami atau tidak ada riwayat gangguan mental lainnya, d) positif epilepsi dan pernah dirawat di Rumah sakit atau tempat pengobatan alternatif lainnya. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil bahwa, empat dari lima individu yang menyandang epilepsi memiliki keterampilan berinteraksi sosial yang berada pada tahap komunikasi, dan salah satu penyandang epilepsi berada pada tahap kontak sosial. Respon yang ditunjukkan anggota keluarga kepada penyandang lebih kepada pemberian perhatian, dukungan, perlindungan, dapat menerima kekurangan dan kelebihan dari penyandang. Hal tersebut menjadikan penyandang epilepsi merasa nyaman untuk berkumpul bersama dengan keluarga. Kata kunci : Keterampilan Berinteraksi Sosial, Penyandang Epilepsi

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Keterampilan Berinteraksi Sosial, Penyandang Epilepsi
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Esti Handayani
Date Deposited: 23 Nov 2009 05:09
Last Modified: 13 Nov 2010 04:46
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/4882

Actions (login required)

View Item View Item