ANALISIS RASIO EFISIENSI OPERASIONAL TERHADAP LABA BERSIH PERUSAHAAN PADA PABRIK GULA MOJO DI SRAGEN TAHUN 2002 – 2007

MARUTHA, DEWI (2009) ANALISIS RASIO EFISIENSI OPERASIONAL TERHADAP LABA BERSIH PERUSAHAAN PADA PABRIK GULA MOJO DI SRAGEN TAHUN 2002 – 2007. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta .

[img]
Preview
PDF
B100050354.pdf

Download (121kB)
[img] PDF
B100050354.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (12MB)

Abstract

Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi operasional dilihat dari manajemen aktiva dan investasi serta manajemen biaya perusahaan Gula Mojo Sragen tahun 2002 – 2007 Data yang diperlukan dalam penelitian ini berupa rasio keuangan tahunan dan laba bersih perusahaan gula Mojo Sragen sampel tahun 2002 – 2007. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan studi pustaka. Alat analisis data yang digunakan dalam penelitian ini uji asumsi klasik yang berupa uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi. Uji statistik berupa uji t, uji F dan uji koefisien determinasi. Dilanjutkan dengan uji regresi linier berganda. Hasil uji regresi linier berganda diperoleh persamaan Y=43.885.006,635–24.984.660.849X1–14.040.721.957X2+1.153.714.412X3-790306560,6X4 a atau kontanta sebesar 43.885.006,635 artinya apabila tidak ada variabel perputaran aktiva, perputaran total aktiva, biaya pemasaran dan administrasi serta biaya tenaga kerja maka laba sebelum pajak akan sebesar 43.885.006,635. Koefisien regresi variabel perputaran aktiva sebesar -24.984.660.849 artinya apabila perputaran aktiva meningkat satu persen maka laba sebelum pajak akan turun sebesar 24.984.660.849, nilai koefisien regresi variabel biaya pemasaran dan administrasi sebesar 1.153.714.412 artinya apabila biaya pemasaran dan administrasi meningkat satu persen maka laba sebelum pajak akan meningkat sebesar 1.153.714.412. Nilai koefisien regresi variabel biaya tenaga kerja sebesar -790.306.560,6 artinya apabila biaya tenaga kerja meningkat satu persen maka laba sebelum pajak akan turun sebesar 790.606.560,6. Uji t variabel biaya aktiva tetap berpengaruh signifikan terhadap laba bersih. Variabel perputaran total aktiva memiliki tidak berpengaruh signifikan terhadap laba sebelum pajak pada α =5%. Variabel biaya pemasaran dan administrasi berpengaruh signifikan terhadap laba sebelum pajak dan variabel biaya tenaga kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap laba bersih. Uji F dengan keyakinan 95% atau (α = 0,05) diketahui nilai Ftabel adalah sebesar 225 sedangkan nilai Fhitung dari hasil pengolahan data adalah sebesar 387,978 karena 387,978 > 225 atau Fhitung > Ftabel sehingga secara bersama-sama variabel independen berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Nilai R² sebesar 0,999 artinya variabel independen yaitu perputaran aktiva tetap, perputaran total aktiva, biaya pemasaran dan administrasi serta biaya tenaga kerja mempengaruhi laba sebelum pajak sebesar 99,9% sedangkan sisanya 0,1% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model yang diestimasi. Uji asumsi klasik yang meliputi uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi ternyata tidak terjadi penyimpangan terhadap uji asumsi klasik tersebut sehingga penelitian cukup bagus untuk bisa memprediksi mengenai laba sebelum pajak yang sebenarnya.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Perputaran aktiva tetap, perputaran total aktiva, biaya administrasi dan pemasaran, biaya tenaga kerja, laba bersih.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 20 Nov 2009 08:47
Last Modified: 02 Jan 2012 05:14
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/4876

Actions (login required)

View Item View Item