KEMAMPUAN BERAFILIASI PADA REMAJA TUNA RUNGU

SUPARNI, SRI (2009) KEMAMPUAN BERAFILIASI PADA REMAJA TUNA RUNGU. Skripsi thesis, Univerversitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Bab I)
F100040270.PDF

Download (60kB)
[img] PDF (Full Text)
F100040270.PDF
Restricted to Repository staff only

Download (503kB)
Official URL: http://files.eprints.ums.ac.id/etd/2009/f100/F1000...

Abstract

Remaja yang normal, dalam artian fisik dan psikis, mungkin proses berteman atau berinteraksi dengan orang lain dapat berjalan lancar sejalan dengan perkembangannya, tetapi pada remaja yang mengalami kelainan dalam pendengaran seperti halnya remaja tuna rungu, ketika melakukan aktivitas bersama dengan remaja teman sebayanya yang normal pada umumnya mengalami kesulitan baik dalam kegiatan fisik, psikologis, maupun sosial. Ditinjau dari aspek psikologis mereka cenderung merasa apatis, malu, rendah diri, sensitif dan kadang-kadang pula muncul sikap egois terhadap lingkungannya akibat dari perasaan dikucilkan, keadaan seperti ini mempengaruhi kemampuan dalam hal sosialisasi atau dalam pergaulan sehari-hari. Remaja dalam perkembangannya mereka membutuhkan afiliasi terhadap teman-teman sebayanya ataupun dengan yang lainnya, dengan adanya kepercayaan diri pada remaja, bahwa dia mampu untuk melakukan afiliasi seperti halnya pada remaja yang normal, maka hal itu akan mendorong dirinya untuk melakukan afiliasi terhadap teman sebayanya maupun dengan yang lainnya, namun apabila remaja itu sendiri tidak memiliki kepercayaan diri bahwa dirinya tidak mampu untuk melakukan afiliasi, maka perkembangan sosial remaja tersebut akan terhambat. Penelitian ini bertujuan memahami kemampuan berafiliasi yang dimiliki remaja tuna rungu. Informan dalam penelitian ini adalah remaja yang mengalami kelainan pendengaran dalam kategori marginal berdasarkan hasil pemeriksaan alat audiometri di poliklinik THT rumah sakit Dr.Moewardi Solo. Informan sebanyak sepuluh orang yang diambil secara purposive sampling. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada tanggal 15 Desember 2008 sampai dengan 16 Februari 2009. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif yaitu berupa paparan, uraian dan gambaran. Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan, bahwa kemampuan berafiliasi di lingkungan sosial masyarakat pada remaja tuna rungu dibagi menjadi tiga kemampuan berafiliasi yang baik, yaitu remaja tuna rungu yang memiliki kepercayaan diri dan mampu berinteraksi dengan baik dalam sosial masyarakatnya, kemampuan berafiliasi yang kurang, yaitu remaja tuna rungu yang memiliki kepercayaan diri namun kurang dalam berinteraksi di lingkungan sosial masyarakat, kemampuan berafiliasi yang bermasalah, yaitu remaja tuna rungu yang memiliki afeksi yang negatif dan kurang dalam interaksi di lingkungan sosial masyarakat. Kemampuan berafiliasi yang dimiliki oleh remaja tuna rungu dalam afiliasi yang mereka lakukan kebanyakan timbul dari kebutuhan, bahwa hidup membutuhkan orang lain dengan harapan agar remaja tuna rungu tidak merasa dikucilkan dalam kehidupannya. Remaja tuna rungu dalam berafiliasi didasari oleh faktor internal, seperti faktor penerimaan dengan berafiliasi akan ada teman yang bisa menerima kekurangannya. Faktor kepribadian; teman yang baik. Faktor eksternal, bahwa remaja tuna rungu tidak bisa hidup sendiri tanpa orang lain karena sebagai makhluk sosial. Bentuk afiliasi yang dilakukan oleh remaja tuna rungu kebanyakan seperti remaja yang normal pada umumnya, seperti bertemu langsung dengan cara berkenalan langsung, bercanda-canda, bercakap-cakap, saling membantu, selain itu pula melalui alat komunikasi. Kata kunci : Kemampuan berafiliasi pada remaja tuna rungu

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kemampuan berafiliasi pada remaja tuna rungu
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Esti Handayani
Date Deposited: 19 Nov 2009 08:56
Last Modified: 10 Jul 2013 07:48
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/4837

Actions (login required)

View Item View Item