HUBUNGAN ANTARA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DENGAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN

KUSUMO, ANANTO BUDI (2009) HUBUNGAN ANTARA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DENGAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN. Skripsi thesis, Univerversitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
F100040100.PDF

Download (64kB)
[img] PDF
F100040100.PDF
Restricted to Repository staff only

Download (368kB)
Official URL: http://files.eprints.ums.ac.id/etd/2009/f100/F1000...

Abstract

Keberhasilan perusahaan dalam menciptakan kepuasan kerja karyawan guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan tidak lepas dari peran pemimpin, karena pemimpin harus mampu untuk mempengaruhi, menggerakan dan mengarahkan suatu tindakan pada diri seseorang atau sekolompok orang untuk mencapai tujuan tertentu pada situasi tertentu. Usaha untuk meningkatkan kinerja karyawan tidak lepas dari perhatian pemimpin dalam pemberian motivasi, serta kepuasan dari para karyawan, sehingga pemahaman akan kepuasan dan motivasi kerja sangatlah penting. Tujuan penelitian: 1)Untuk mengetahui hubungan antara kepemimpinan transformasional dengan kepuasan kerja karyawan, 2)Untuk mengetahui tingkat kepemimpin transformasional, 3)Untuk mengetahui tingkat kepuasan kerja karyawan Jumlah sample dalam penelitian ini sebanyak 117, dilakukan di PDAM Kota Surakarta. Alat ukur yang digunakan yaitu skala kepemimpinan transformasional dan skala kepuasan kerja. Berdasarkan hasil perhitungan teknik analisis product moment dari Pearson diperoleh nilai koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,537; p= 0,000 kepuasan kerja. Semakin tinggi kepemimpinan transformasional maka semakin tinggi kepuasan kerja,sebaliknya semakin rendah kepemimpinan transformasional maka semakin rendah kepuasan kerja. Berdasarkan hasil analisis diketahui variabel kepemimpinan transformasional mempunyai rerata empirik (RE) = 89,214 dan rerata hipotetik (RH) = 90 yang berarti subjek penelitian memiliki tingkat kepemimpinan transformasional yang tergolong sedang. Variabel kepuasan kerja diketahui rerata empirik (RE) = 131,350 dan rerata hipotetik (RH) = 112,5, yang berarti kepuasan kerja tergolong tinggi, hal ini menunjukan bahwa aspek-aspek kepuasan kerja sudah sesuai dengan harapan karyawan. Sumbangan efektif kepemimpinan transformasional terhadap kepuasan kerja sebesar 28,8% yang ditunjukan oleh koefisien detrminan (r²) sebesar 0,288. Berarti masih terdapat 71,2% variable lain yang mempengaruhi kepuasan kerja di luar variabel kepemimpinan transformasional seperti kondisi lingkungan kerja dan karakteristik pekerjaan. Kesimpulan akhir penelitian ini adalah ada hubungan positif antara kepemimpinana transformasional dengan kepuasan kerja. Kata kunci : kepemimpinan transformasional, kepuasan kerja

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: kepemimpinan transformasional, kepuasan kerja
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Esti Handayani
Date Deposited: 19 Nov 2009 06:56
Last Modified: 28 Oct 2011 03:53
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/4799

Actions (login required)

View Item View Item