STUDI PERBANDINGAN PEMBELAJARAN TAHFIZH AL-QUR'AN ANTARA MA'HAD ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ KOTTA BARAT DAN MA'HAD IBADURRAHMAN DANUKUSUMAN SURAKARTA

Mubarok, Fahmi (2008) STUDI PERBANDINGAN PEMBELAJARAN TAHFIZH AL-QUR'AN ANTARA MA'HAD ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ KOTTA BARAT DAN MA'HAD IBADURRAHMAN DANUKUSUMAN SURAKARTA. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta .

[img] PDF
G000040097.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (548kB)

Abstract

Para penghafal Al-Qur’an adalah orang-orang yang telah dipilih oleh Allah disepanjang sejarah kehidupan manusia untuk menjaga kemurnian Al-Qur’an dari usaha-usaha pemalsuan. Para ulama menetapkan bahwa menghafal Al-Qur’an hukumnya fardhu kifayah. Pada dasarnya, kifayah berarti cukup. Maka kemudian, tidaklah masuk akal dengan jumlah kaum muslimin di Indonesia yang jumlahnya lebih dari 200 juta - namun yang hafal Al-Qur’an tidak ada satu persennya. Sehingga, andaikata para penghafal Al-Qur’an yang ada sekarang menangani pembinaan ummat, tentulah tidak akan memadai jumlahnya. Untuk itulah pelaksanaan pembelajaran tahfizh al-qur’an perlu digalakkan. Penelitian studi perbandingan tahfizh al-qur'an ini bertujuan untuk mengetahui dengan jelas mengenai beberapa hal yang berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran tahfizh al-qur'an, mengetahui beberapa faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran tahfizh al-qur'an, serta memperoleh gambaran yang jelas mengenai persamaan dan perbedaan yang mendasar antara Ma’had Tahfizh Al-Qur'an Abu Bakar Ash-Shiddiq Kotta Barat dan Ma’had Tahfizh Al-Qur'an Ibadurrahman Danukusuman. Penelitian ini dari segi obyek termasuk jenis penelitian lapangan yang dilakukan secara langsung untuk memaparkan kondisi dan aktivitas yang ada. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, dokumentasi dan observasi. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif-komparatif yaitu data yang digambarkan dengan kata-kata atau kalimat yang dipisah-pisahkan menurut kategori kemudian dibandingkan dengan situasi-situasi yang diselidiki untuk memperoleh kesimpulan. Dari hasil penelitian dan analisis data serta kesimpulan didapatkan bahwa pembelajaran tahfizh al-qur’an di Ma’had Abu Bakar Ash-Shiddiq tidak berjalan dengan baik sehingga menyebabkan kuantitas dan kualitas hafalan santri jauh dari target. Kontrol yang lemah terhadap santri, faktor lokasi yang kurang cocok, motivasi santri yang berbeda-beda untuk masuk dilembaga ini, serta sistem yang non asrama mengakibatkan sejak berdirinya sampai dengan sekarang, belum ada satu pun seorang hafizh al-qur’an yang berhasil diluluskan dari ma’had tersebut. Sedangkan pembelajaran tahfizh al-qur’an di Ma’had Ibadurrahman Danukusuman sebagian besar kurikulum dan metode yang semula dirancang sudah dapat berjalan dengan cukup baik. Sehingga, sudah banyak huffazh yang berhasil dicetak dari lembaga tersebut.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: penghafal Al-Qur’an, tahfizh al-qur'an, huffazh
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Agama Islam > Tarbiyah
Depositing User: Ari Fatmawati
Date Deposited: 15 Sep 2008 04:05
Last Modified: 24 Feb 2011 08:10
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/462

Actions (login required)

View Item View Item