PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENYAKIT SKABIES TERHADAP PERUBAHAN SIKAP PENDERITA DALAM PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT SKABIES DI PONDOK PESANTREN AL-AMIN PALUR KABUPATEN SUKOHARJO

RAHMAWATI, NURMA (2009) PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENYAKIT SKABIES TERHADAP PERUBAHAN SIKAP PENDERITA DALAM PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT SKABIES DI PONDOK PESANTREN AL-AMIN PALUR KABUPATEN SUKOHARJO. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
J210050022.pdf

Download (134kB)
[img] PDF
J210050022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

tar Belakang : Kulit merupakan bagian tubuh manusia yang cukup sensitif terhadap berbagai macam penyakit. Skabies (gudik) adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh Sarcoptes scabei varian hominis (sejenis kutu, tungau), ditandai dengan keluhan rasa gatal, terutama pada malam hari dan ditularkan melalui kontak langsung atau tidak langsung melalui bekas alas tidur atau pakaian. Laporan kasus penyakit skabies di berbagai belahan dunia masih sering ditemukan pada status ekonomi rendah, tingkat pendidikan yang rendah, kualitas hygiene pribadi yang kurang baik dan pada keadaan lingkungan yang padat penduduk termasuk di Pondok Pesantren. Penyakit skabies merupakan penyakit kulit yang menular sehingga sikap santri sangat penting peranannya dalam pencegahan penularan penyakit skabies di lingkungan Pondok Pesantren. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang penyakit skabies terhadap perubahan sikap penderita dalam pencegahan penularan penyakit skabies di Pondok Pesantren. Metode Penelitian : Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model quasi-eksperimental dengan rancangan pretest-posttest control group design. Penelitian dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Amin Palur Kabupaten Sukoharjo dengan sampel 48 santri putra. Teknik Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan tehnik total sampling. Teknik pengambilan data dengan menggunakan kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisa t-test. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Pendidikan kesehatan dengan metode ceramah dan diskusi serta dengan menggunakan media visual dan leaflet dapat meningkatkan sikap santri dalam pencegahan penularan penyakit skabies. 2) Pendidikan kesehatan mempunyai pengaruh positif terhadap sikap santri dalam pencegahan penularan penyakit skabies. 3) Pendidikan kesehatan yang dilakukan pada santri di Pondok Pesantren Al-Amin Palur Kabupaten Sukoharjo dapat meningkatkan sikap santri dalam pencegahan penularan penyakit skabies. Hasil uji statistik pada kelompok kontrol dan eksperimen sesudah dilakukan pendidikan kesehatan memperoleh nilai thitung = -6,215 dengan ρ = 0,001 diterima pada taraf signifikansi (ρ < 0,05). Kata kunci : Pendidikan kesehatan, sikap dalam pencegahan penularan, skabies

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pendidikan kesehatan, sikap dalam pencegahan penularan, skabies
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan
Depositing User: Esti Handayani
Date Deposited: 03 Nov 2009 07:41
Last Modified: 16 Nov 2010 04:46
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/4470

Actions (login required)

View Item View Item