PENGARUH GULA KELAPA (gula jawa) PADA PEMBUATAN SOYGHURT TERHADAP KADAR ASAM LAKTAT, DAYA TERIMA, DAN SIFAT ORGANOLEPTIK

RAHAYU, ERNA PUJI (2009) PENGARUH GULA KELAPA (gula jawa) PADA PEMBUATAN SOYGHURT TERHADAP KADAR ASAM LAKTAT, DAYA TERIMA, DAN SIFAT ORGANOLEPTIK. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta Perpustakaan.

[img]
Preview
PDF
A420050107.pdf

Download (54kB)
[img] PDF
A420050107.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (385kB)

Abstract

Soyghurt adalah fermentasi produk yoghurt dari susu kedelai. Penambahan sumber glukosa mempengaruhi kadar asam laktat yang dihasilkan dari soyghurt. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penambahan gula kelapa (gula jawa) terhadap kadar asam laktat, daya terima dan sifat organoleptik soyghurt pada penambahan gula kelapa 3%, 6% dan 9%. Proses fermentasi dilaksanakan di laboratorium Biologi FKIP UMS, uji kadar asam laktat dilaksanakan di Laboratorium kimia FARMASI UMS, serta uji daya terima dan sifat organoleptik dilakukan di kampus UMS terhadap mahasiswa selaku panelis pada bulan januari 2009. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap satu faktor dengan tiga taraf perlakuan yaitu penambahan gula kelapa 3%, 6% dan 9% dengan ulangan sebanyak dua kali. Parameter yang digunakan dalam praktikum ini adalah jumlah kadar asam laktat yang dihasilkan tiap-tiap sampel, daya terima dan sifat organoleptik yang dinyatakan oleh panelis. Teknik analisa untuk mengetahui kadar asam laktat menggunakan teori Mann’ Acid Test dengan metode titrasi. Sedangkan daya terima dan sifat organoleptik dilakukan dengan uji panelis. Hasil penelitian yang diperoleh rata-rata kadar asam laktat dengan penambahan gula kelapa 3%, 6% dan 9% berturut-turut adalah 0,319, 0,325, 0,269. Daya terima soygurt dengan penambahan gula kelapa 3% paling disukai panelis untuk warna dan aroma, 6% untuk tekstur dan 9% untuk rasa. Sedangkan untuk sifat organoleptik penambahan gula kelapa 3% paling baik mutunya untuk warna dan aroma, 6% untuk rasa dan tekstur. Selanjutnya dsata diuji dengan ANOVA satu jalur yang menghasilkan Fhitung 8,943, F tabel dengan taraf signifikansi 5% 0.054 sehingga Fhitung>Ftabel yang berarti ada pengaruh penambahan gula kelapa terhadap kadar asam laktat. Uji daya terima dan sifat organoleptik (warna, aroma, rasa, dan tekstur) dianalisis dengan metode Fridman. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan gula kelapa 6% memiliki kadar asam laktat tertinggi. Sedangkan mutu terbaik untuk warna dan aroma pada soyghurt dengan penambahan gula kelapa 3% dan mutu terbaik untuk rasa dan tekstur pada soyghurt dengan penambahan gula kelapa 9%.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: kedelai, soyghurt, gula kelapa, kadar asam laktat, daya terima dan sifat organoleptik.
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 21 Oct 2009 07:47
Last Modified: 25 Oct 2011 06:25
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/4329

Actions (login required)

View Item View Item