KUALITAS BIOETANOL LIMBAH PADAT BASAH TAPIOKA DENGAN PENAMBAHAN RAGI DAN WAKTU FERMENTASI YANG BERBEDA

PURWANTI, PURWANTI (2009) KUALITAS BIOETANOL LIMBAH PADAT BASAH TAPIOKA DENGAN PENAMBAHAN RAGI DAN WAKTU FERMENTASI YANG BERBEDA. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta Perpustakaan.

[img]
Preview
PDF
A420050090.pdf

Download (43kB)
[img] PDF
A420050090.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Limbah padat basah tapioka (onggok) merupakan hasil samping dari pembuatan tepung tapioka. Banyak masyarakat yang memanfaatkan limbah ini untuk pakan ternak karena dianggap nilai jualnya cukup rendah dan masih menjadi tinggi karena kandungan pati yang terdapat dalam limbah padat industri tapioka yaitu 63 %. Oleh karena itu, limbah tersebut dapat dimanfaatkan menjadi bioetanol dengan cara fermentasi sehingga bernilai jual tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu fermentasi dan dosis ragi yang berbeda yang dapat memberikan hasil optimum terhadap kualitas bioetanol limbah padat basah tapioka. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2008 sampai Januari 2009 di Laboratorium Kimia FKIP UNS dan Laboratorium Kimia FIK UMS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial terdiri dari 2 faktor yaitu faktor 1 waktu fermentasi (5 hari, 7 hari, dan 9 hari) dan faktor 2 dosis ragi (0 %, 5 %, 10 % dan 15 %) dengan tiga kali ulangan, sehingga kedua faktor perlakuan tersebut diperoleh 12 macam kombinasi serta dilakukan destilasi. Data dianalisis dengan Anava dua jalur dan dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) pada taraf nyata signifikan 5 %. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa waktu fermentasi dengan nilai Fhitung 48,08>Ftabel 3,40, dosis ragi dengan nilai Fhitung 387,82>Ftabel 3,01 dan interaksi antara waktu fermentasi dan dosis ragi dengan nilai Fhitung 16,57>Ftabel 2,51. Kadar bioetanol optimum pada perlakuan R3F1 sebanyak 32,7 % dan kadar bioetanol minimum pada perlakuan R2F3 sebanyak 13,7 %, sehingga dapat disimpulkan bahwa: 1) waktu fermentasi berpengaruh terhadap kadar bioetanol limbah padat basah tapioka 2) dosis ragi berpengaruh terhadap kadar bioetanol limbah padat basah tapioka 3) Interaksi antara waktu fermentasi dan dosis ragi berpengaruh terhadap kadar bioetanol limbah padat basah tapioka.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Limbah padat basah tapioka, Waktu fermentasi, dosis ragi dan kadar bioetanol.
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
Depositing User: Mrs. Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 21 Oct 2009 07:15
Last Modified: 02 Jan 2012 11:00
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/4318

Actions (login required)

View Item View Item