PERCERAIAN DENGAN ALASAN ISTERI SEBAGAI TENAGA KERJA WANITA MENURUT HUKUM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 (Studi Kasus di Pengadilan Agama Sukoharjo )

NURULIANA , HERNAWATI (2009) PERCERAIAN DENGAN ALASAN ISTERI SEBAGAI TENAGA KERJA WANITA MENURUT HUKUM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 (Studi Kasus di Pengadilan Agama Sukoharjo ). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
C100040214.pdf

Download (304kB)
[img] PDF
C100040214.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (845kB)

Abstract

Hal-hal yang mendasari terjadinya perceraian dengan alasan isteri sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Luar Negeri adalah sebagai berikut: • Karena adanya masalah ekonomi • Karena adanya perselisihan dan percekcokan • Karena adanya campur tangan dari pihak orang tua • Karena isteri sudah mengabaikan dan melaikan tugas dan tanggung jawabnya sebagai isteri bagi suaminya dan ibu bagi anak-anaknya. • Karena adanya perselingkuhan antara isteri dengan laki-laki lain yang bukan muhrimnya selama dia bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Luar Negeri . b. Prosedur Permohonan Cerai Talak Dengan Alasan Isteri Sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Luar Negeri menurut Pandangan Hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang Peradilan Agama Prosedur perceraian menurut pandangan Hukum Islam adalah sebagai berikut: 1. Syarat yang berhubungan dengan suami. Bahwa suami yang sah menjatuhkan talak ialah suami yang mukallaf, seperti sempurna akalnya telah baligh dan sebagainya. 2. Syarat-syarat yang berhubungan dengan isteri. Bahwa isteri yang boleh ditalak oleh suami itu ialah : • Isteri yang telah terikat dengan perkawinan yang sah dengan suaminya. Apabila isteri belum terikat dengan perkawinan yang sah dengan suaminya atau akad nikahnya masih diragu-ragukan tentang kesahannya, maka isteri itu tidak dapat ditalak oleh suaminya. • Isteri yang dalam keadaan suci yang dalam keadaan belum dicampuri oleh suaminya dalam masa suci itu. • Isteri yang sedang hamil.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Perceraian, TKW
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Hukum
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 19 Oct 2009 08:18
Last Modified: 14 Dec 2010 08:49
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/4272

Actions (login required)

View Item View Item