PERBEDAAN PENGARUH PEMBERIAN TRAKSI LUMBAL DAN ARUS INTERFERENSIAL DENGAN TRAKSI LUMBAL DAN ARUS DIADINAMIS TERHADAP PENURUNAN NYERI PINGGANG AKIBAT DISC BULGING LUMBAL

HARIS, ABDUL (2008) PERBEDAAN PENGARUH PEMBERIAN TRAKSI LUMBAL DAN ARUS INTERFERENSIAL DENGAN TRAKSI LUMBAL DAN ARUS DIADINAMIS TERHADAP PENURUNAN NYERI PINGGANG AKIBAT DISC BULGING LUMBAL. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
J110070094.pdf

Download (1MB)
[img] PDF
J110070094.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh traksi lumbal dan interferensial dengan traksi lumbal dan diadinamis terhadap penurunan nyeri pinggang akibat Disc Bulging Lumbal. Secara khusus, penelitian ini akan membedakan arus interferensial dengan arus diadinamis. Penelitian dilaksanakan sejak bulan Juli s/d November 2008 di RSU PKU Muhammadiyah Jogjakarta. Metode penelitian bersifat kuasi eksperimental untuk mengetahui efek suatu perlakuan pada objek penelitian. Pengolahan data dan analisa data menggunakan program statistical program for social science (SPSS 13,0). Adapun uji wilcoxon tingkat penurunan nyeri pada kelompok perlakuan I adalah nilai P = 0,026 (P< ,  = 0,05) yang berarti bahwa pemberian traksi lumbal dan interferensial ada pengaruh yang signifikan terhadap penurunan nyeri pinggang. Pemberian traksi lumbal mempunyai tujuan untuk peregangan otot spinal, peregangan ligamenta dan kapsul facet joint, melebarkan forament intervertebra, koreksi kurva spine, translasi facet joint, meratakan tonjolan discus. Arus Interferensial berpengaruh terhadap penghambatan sensasi nyeri pada level PHC. Hasil uji Wilcoxon tingkat penurunan nyeri pada kelompok perlakuan II adalah nilai P = 0.027 (P< ,  = 0,05) yang berarti pemberian traksi lumbal dan diadinamis memberi pengaruh yang signifikan terhadap penurunan nyeri pinggang. Traksi lumbal mempunyai tujuan untuk peregangan otot spinal, peregangan ligamenta dan kapsul facet joint, melebarkan forament intervertebra, koreksi kurva spine, translasi facet joint, meratakan tonjolan discus. Pada diadinamis berpengaruh pada pengurangan nyeri PHC dan supraspinal. Berdasarkan grafik tampak penurunan tingkat nyeri pinggang pada kelompok perlakuakn II lebih tinggi dari pada kelompok perlakuan I. dari uji Mann-Whitney didapat nilai P = 0,027 (P< ,  = 0,05) yang berarti ada perbedaan yang sangat signifikan penurunan nyeri pinggang antara kelompok perlakuan I dengan kelompok perlakuan II.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: traksi lumbal, diadinamis, nyeri pinggang, Disc Bulging Lumbal
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Fisioterapi D4
Depositing User: Esti Handayani
Date Deposited: 11 Aug 2009 03:37
Last Modified: 28 Oct 2011 05:18
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/4053

Actions (login required)

View Item View Item