STRUKTUR HISTOLOGI PANKREAS TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus L) YANG DIINDUKSI GLUKOSA SETELAH PEMBERIAN KOMBUCHA COFFEE PER-ORAL

JAYANTI, SRI (2009) STRUKTUR HISTOLOGI PANKREAS TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus L) YANG DIINDUKSI GLUKOSA SETELAH PEMBERIAN KOMBUCHA COFFEE PER-ORAL. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
A420040038.pdf

Download (1MB)
[img] PDF
A420040038.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Kombucha merupakan minuman hasil fermentasi yang difermentasikan dengan meggunaka jamur kombu. Kombucha merupakan agen penghasil senyawa biokimia. Mikroorganisme yang ada di dalam jamur kombu akan mengubah kandungan gula yang ada di dalamnya menjadi berbagai asam dan vitamin. Asam glukoronat yang di dalam tubuh berperan sebagai penangkal racun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan struktur histologi pankreas tikus putih (Rattus norvegicus L) yang diinduksi glukosa dengan kontrol. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan faktor berupa perbedaan perlakuan terhadap tikus putih. Lima belas tikus jantan ± 2 bulan dengan berat ± 200g dibagi menjadi 3 kelompok dan setiap kelompok perlakuan terdiri dari 5 tikus. Ko (kontrol) diinduksi dengan menggunakan akuades dengan dosis 2,7 ml/200g BB, K1, diinduksi dengan kombucha coffee dengan dosis 2,7 ml/200g BB dan glukosa sebanyak 0,7 ml/200g BB. K2 diinduksi dengan mengunaka akuades dengan dosis 2,7 ml/200g BB dan glukosa denga dosis 2,7 ml/200g BB. Tikus tesebut diinduksi sebanyak 1 kali dan ditunggu selama 3 hari. Setelah 3 hari tikus diambil secara acak untuk diambil organya berupa pankreas untuk diubah menjadi slide agar mudah diamati. Pengamatan dilakukan terhadap struktur histologi sel beta pankreas tikus putih, kemudian dianalisis dengan menggunakan diskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tikus yang diinduksi dengan akuades sel pulau langerhans dalam keadaan normal yang ditandai dengan sel beta terlihat normal. Tikus yang diinduksi dengan menggunakan glukosa sel beta mengalami kerusakan atau karioreksis, dan tikus yang diinduksi dengan menggunakan glukosa dan kombucha mengalami perbaikan pada sel pulau-pulau langerhans, dikarenakan vitamin C yang terdapat dalam kombucha dapat membantu memperbaiki sel pulau-pulau langerhas dan membantu mendorong mensekret hormone insulin pada pankreas. Dengan demikian pemberian kombucho coffee dapat memperbaiki sel-sel pulau langerhans dengan ditandainya sel beta pada pulau langerhas mengalami perbaikan.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: kombucha, glukosa, dan pankreas
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
Depositing User: Esti Handayani
Date Deposited: 29 Jul 2009 07:27
Last Modified: 25 Oct 2011 06:15
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/3818

Actions (login required)

View Item View Item