ANALISIS MODEL TARIKAN PERJALANAN PADA PABRIK HANIL INDONESIA BOYOLALI

Muryanti, Muryanti (2008) ANALISIS MODEL TARIKAN PERJALANAN PADA PABRIK HANIL INDONESIA BOYOLALI. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
D100980127.pdf

Download (196kB)
[img] PDF
D100980127.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Perkembangan aktifitas Pabrik Hanil Indonesia di Boyolali sebagai zona industri yang terus berkembang menjadikan lingkungan ini sebagai faktor pembangkit terjadinya tarikan perjalanan yang sangat produtif, sehingga menimbulkan berbagai masalah yang akhirnya akan sampai pada timbulnya permasalahan transportasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik perjalanan karyawan Pabrik Hanil Indonesia, dan memperoleh model tarikan perjalanan yang sesuai dengan kondisi pada Pabrik Hanil Indonesia. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier dan nonlinier. Pelaksanaan tahap pertama adalah membagikan kuisioner dengan tujuan mendapatkan data untuk mengetahui karakteristik perjalanan, yang meliputi moda yang digunakan, waktu tempuh, dan daya tarik Pabrik Hanil Indonesia. Tahap berikutnya adalah mengumpulkan data sekunder berupa upah rata-rata karyawan per hari dan hasil produksi per hari, kemudian dicari persamaan regresi, korelasi dan variansi garis regresi. Hasil penelitian dan analisis data diperoleh jumlah perjalanan terbesar berdasarkan moda atau kendaraan yang digunakan adalah dengan menggunakan mobil jemputan sebanyak 40,52 %, diikuti dengan sepeda motor 37,07 %, setelah itu dengan menggunakan kendaraan umum sebesar 14,65 %, sedangkan karyawan yang menggunakan sepeda sebanyak 7,76 %. Jumlah perjalanan berdasar waktu tempuh kurang dari 15 menit sebanyak 31,03 %, waktu tempuh 15-30 menit sebanyak 56,03 %, sedangkan sisanya sebanyak 12,93 % membutuhkan waktu lebih dari 30 menit. Alasan yang mendorong karyawan bekerja di Pabrik Hanil Indonesia adalah karena lokasi yang strategis sebanyak 36,21 %, adanya fasilitas jemputan sebanyak 35,34 %, kesejahteraan karyawan baik sebanyak 19,83 %, kesejahteraan karyawan baik dan lokasi strategis 5,17 %, dan dengan alasan kesejahteraan baik dan adanya jemputan 3,45 %. Model tarikan perjalanan terbaik berdasar analisis regresi linier adalah :Y = 5,27 + 21,38 X2 dengan Y = jumlah tarikan perjalanan, dan X2 = jumlah produksi perhari.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: model, tarikan, perjalanan
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Ari Fatmawati
Date Deposited: 29 Jul 2009 02:26
Last Modified: 21 Feb 2011 04:46
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/3787

Actions (login required)

View Item View Item