Pelaksanaan Peralihan Hak Milik Atas Tanah Karena Warisan Berdasarkan Hukum Adat (Studi Kasus di Masyarakat Baki Sukoharjo)

Haflan Mawarid, Muhammad (2015) Pelaksanaan Peralihan Hak Milik Atas Tanah Karena Warisan Berdasarkan Hukum Adat (Studi Kasus di Masyarakat Baki Sukoharjo). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img] PDF (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi ilmiah.pdf

Download (240kB)
[img] PDF (Halaman Depan)
Halaman Depan.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (Bab I)
Bab 1.pdf

Download (113kB)
[img] PDF (Bab II)
Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (219kB)
[img] PDF (Bab III)
Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (201kB)
[img] PDF (Bab IV)
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (21kB)
[img] PDF (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (11kB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (860kB)
[img] PDF (Pernyataan Publikasi)
Pernyataan Publikasi.pdf

Download (196kB)

Abstract

M. Haflan mawarid. C 100100126. Pelaksanaan Peralihan Hak Milik Atas Tanah Karena Warisan Berdasarkan Hukum Adat (Studi Kasus di Masyarakat Baki Sukoharjo). Fakultas Hukum. Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan dan hambatanhambatan yang muncul dalam peralihan hak atas tanah karena warisan berdasarkan hukum adat pada masyarakat di Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini termasuk jenis penelitian yuridis empiris yaitu suatu pendekatan yang mengacu pada peraturan-peraturan tertulis untuk kemudian dilihat bagaimana implementasinya di lapangan. Penelitian dilaksanakan wilayah hukum Kabupaten Sukoharjo. Sumber data menggunakan data primer dari hasil wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Pelaksanaan peralihan hak atas tanah karena warisan berdasarkan hukum adat pada masyarakat di Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo menggunakan sistem pewarisan individual dimana yang menjadi ahli waris utama adalah istri dan anak. Ahli waris berkewajiban untuk segera mendaftarkan peralihan hak atas tanah dalam waktu 6 bulan setelah orang tuanya meninggal dunia. Peran Notaris/PPAT dalam proses pendaftaran peralihan hak atas yang diperoleh melalui warisan adalah membuat akta sebagai bukti telah dilakukannya perbuatan hukum tertentu mengenai hak atas tanah, yang akan dijadikan dasar untuk pendaftaran tanah; Kedua, Hambatan yang muncul dalam pelaksanaan peralihan hak atas tanah karena warisan berdasarkan hukum adat pada masyarakat di Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo adalah apabila ahli warisnya lebih dari 1 orang dan terjadi sengketa di antara ahli waris, serta lamanya proses pendaftaran hak milik atas tanah di kantor pertanahan. Upaya yang dilakukan Kantor Pertanahan Kabupaten Sukoharjo untuk memperkecil hambatan-hambatan adalah: melakukan sosialisasi pentingnya pendaftaran tanah, membuat pengumumanpengumuman tentang program pendaftaran tanah, meningkatkan kualitas SDM di Kantor Pertanahan untuk mempercepat proses pendaftaran tanah.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: pewarisan menurut hukum adat parenthal, pendaftaran hak milik atas Tanah
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Hukum
Depositing User: Muhammad Haflan Mawarid
Date Deposited: 08 Oct 2015 04:35
Last Modified: 08 Oct 2015 04:35
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/37641

Actions (login required)

View Item View Item