Hubungan Antara Penalaran Moral Dengan Perilaku Prososial Pada Remaja

Lestari, Dyan (2015) Hubungan Antara Penalaran Moral Dengan Perilaku Prososial Pada Remaja. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img] PDF (Halaman Depan)
03. Halaman Depan.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (Bab I)
04. BAB I.pdf

Download (174kB)
[img] PDF (Bab II)
05. BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (218kB)
[img] PDF (Bab III)
06. BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (182kB)
[img] PDF (Bab IV)
07. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (263kB)
[img] PDF (Bab V)
08. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (88kB)
[img] PDF (Daftar Pustaka)
09. Daftar Pustaka.pdf

Download (163kB)
[img] PDF (Lampiran)
10. Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)
[img] PDF (Naskah Publikasi)
02. Naskah Publikasi.pdf

Download (998kB)

Abstract

Perilaku prososial sebagai perilaku yang memberi konsekuensi positif pada orang lain. Perilaku prososial pada umumnya diperoleh melalui proses belajar. Remaja mempelajari tingkah laku dan norma dari orang tua atau orang dewasa lainnya Dimana saat ini remaja lebih menyukai untuk berteman dan membentuk suatu kelompok dan mereka cenderung untuk memilih teman yang mempunyai sifat-sifat yang sama dengan dirinya.Keadaan yang seperti ini mempengaruhi tingkat prososial pada remaja. Remaja yang memiliki penalaran moral yang baik akan dapat melakukan penilaian terhadap sosial dan juga terhadap kewajiban yang mengikat individu dalam melakukan suatu tindakan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara penalaran moral dengan perilaku prososial pada remaja SMA. Hipotesis dari penelitian ini ada hubungan positif yang sangat signifikan antara penalaran moral dengan perilaku prososial remaja. Metode kuantitatif digunakan untuk mencapai tujuan dari penelitian ini.Subjek yang digunakan dalam penelitian ini siswa-siswi SMAN 08 Surakarta, kelas 2 ipa 1, 2 ipa 2, 2 ips 1, 2 ips 2, 2 ips 3, dengan total subjek berjumlah 130.Sempel tersebut diambil dengan teknik cluster random.Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala penalaran moral dan skala prososial. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi product moment dari Pearson. Hasil analisis diperoleh data koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,796 dengan p = 0,000 (p < 0,01). Ada hubungan positif yang sangat signifikan antara penalaran moral dengan perilaku prososial pada remaja, yang berarti hipotesis diterima. Sumbangan efektif dari variabel penalaran moral dengan variabel perilaku prososial adalah 63,4%, hal ini berarti masih terdapat 36,6% variabel- variabel lain yang dapat mempengaruhi perilaku prososial. Variabel perilaku prososial mempunyai rerata empirik (RE) sebesar 85,87 dan rerata hipotetik (RH) sebesar 72,5 yang berarti perilaku prososial remaja tergolong sedang. Variabel penalaran moral diketahui rerata empirik (RE) sebesar 94,26 dan rerata hipotetik (RH) sebesar 77,5 yang berarti penalaran moral remaja tergolong tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara penalaran moral dengan perilaku prososial. Semakin tinggi penalaran moral semakin tinggi juga perilaku prososial remaja

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Penalaran moral, Perilaku prososial, Remaja
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Setiawan Setiawan BL
Date Deposited: 18 Sep 2015 03:30
Last Modified: 18 Sep 2015 03:30
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/37477

Actions (login required)

View Item View Item