HUBUNGAN ANTARA SELF BODY IMAGE DENGAN PEMBENTUKAN IDENTITAS DIRI REMAJA

ROSIDI , RUSTAM (2009) HUBUNGAN ANTARA SELF BODY IMAGE DENGAN PEMBENTUKAN IDENTITAS DIRI REMAJA. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
F100040101.pdf

Download (37kB)
[img] PDF
F100040101.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (205kB)

Abstract

Pada masa remaja pembentukan identitas diri akan cenderung lebih terlihat. Remaja akan mempertanyakan siapa dirinya karena kebingungan menghadapi perubahan fisik, anatomik, psikologis, dan sosial yang dipertimbangkan dari nilai-nilai maupun kebudayaan yang berlaku dalam masyarakat. Salah satu faktor yang mempengaruhi pembentukan identitas diri diantaranya adalah self body image. Tahap perkembangan mempunyai pengaruh terhadap proses pembentukan identitas diri karena keadaan fisik (body) pada tahap perkembangan remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Self body image dengan pembentukan identitas diri. Hipotesis yang diajukan yaitu ada hubungan positif antara self body image dengan pembentukan identitas diri. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas II SMU Negeri 11 Yogyakarta yang berjumlah 80 orang, terdiri dari siswa dua kelas. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah skala self body image dan pembentukan identitas diri. Berdasarkan hasil perhitungan analisis product moment diperoleh nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,482 dengan p < 0,01, hal ini berarti ada hubungan positif yang sangat signifikan antara self body image dengan pembentukan identitas diri. Artinya, semakin tinggi self body image maka semakin tinggi pembentukan identitas diri remaja dan sebaliknya. Hasil penelitian ini menunjukkan rerata empirik Self body image sebesar 103,750 dan rerata hipotetik sebesar 87,5 yang berarti self body image pada subjek penelitian tergolong agak tinggi. Sedangkan rerata empirik pembentukan identitas diri sebesar 76,475 dan rerata hipotetik sebesar 77,5 artinya pembentukan identitas diri pada subjek penelitian tergolong agak rendah. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah ada hubungan positif yang sangat signifikan antara self body image dengan pembentukan identitas diri. Hal ini didukung oleh peranan atau sumbangan efektif citra raga terhadap penyesuaian diri sebesar 23,2% yang ditunjukkan oleh koefisien determinan (r2) sebesar 0,232. Hal ini berarti masih terdapat 76,8% faktor-faktor lain yang mempengaruhi pembentukan identitas diri di luar variabel self body image, misalnya tipe kepribadian, jenis kelamin. Identifikasi, perbadaan latar belakang cultural, bahasa, Eksperimentasi, pola asuh orang tua dan beberapa faktor lainnya. Hal ini berarti self body image dengan segala aspek yang terkandung di dalamnya dapat digunakan sebagai prediktor untuk mengukur pembentukan identitas diri.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Remaja, Identitas diri, self body image
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Mrs. Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 28 Jul 2009 04:30
Last Modified: 03 Jan 2012 09:14
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/3735

Actions (login required)

View Item View Item