EVALUASI PENENTUAN WAKTU SINYAL DI SIMPANG BERSINYAL GENDENGAN SAMPAI SIMPANG NOVOTEL (Studi Kasus Jalan Slamet Riyadi, Surakarta)

WATI , RATNA RIDA (2009) EVALUASI PENENTUAN WAKTU SINYAL DI SIMPANG BERSINYAL GENDENGAN SAMPAI SIMPANG NOVOTEL (Studi Kasus Jalan Slamet Riyadi, Surakarta). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
D100020068.pdf

Download (330kB)
[img] PDF
D100020068.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Jalan Slamet Riyadi Surakarta terutama Ruas Gendengan sampai Ruas Novotel merupakan jalan utama yang membagi daerah pusat kegiatan terpenting di Surakarta. Kondisi Ruas Gendengan sampai Ruas Novotel yang terdiri dari beberapa simpang. Maka sangatlah cocok untuk diterapkan suatu sistem lalulintas terkoordinasi, sehingga memungkinkan kendaraan-kendaraan yang bergerak dengan kecepatan yang ditentukan akan mendapatkan nyala lampu hijau pada setiap persimpangan. Tujuan penelitian ini adalah: mengetahui waktu sinyal masing–masing simpang di lapangan, mengetahui waktu sinyal menurut Metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dan Metode Indonesian Highway Capacity Manual (IHCM) 1993, serta membandingkannya. Data yang digunakan untuk keperluan analisis adalah data primer meliputi: data geometrik jalan, kondisi lingkungan, arus lalulintas, dan waktu sinyal, yang dilakukan pada hari Kamis, 3 Januari 2008 dan hari Sabtu, 5 Januari 2008, serta data sekunder berupa jumlah penduduk dari Badan Pusat Statistik dan peta jaringan jalan. Metode yang digunakan adalah Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 dan Indonesian Highway Capacity Manual 1993. Parameter analisis waktu sinyal terdiri dari: waktu hijau, waktu merah, waktu kuning, dan siklus. Hasil pengamatan waktu sinyal pada kondisi eksisting pada Simpang Empat Gendengan waktu siklusnya 100 detik, Simpang Tiga Sriwedari 50 detik, serta Simpang Empat Novotel 82 detik. Berdasarkan hasil analisis dengan Metode MKJI 1997 Simpang Empat Gendengan waktu siklusnya 100 detik, Simpang Tiga Sriwedari 48 detik, serta Simpang Empat Novotel 75 detik, dan berdasarkan Metode IHCM 1993 didapat hasil Simpang Empat Gendengan waktu siklusnya: 100 detik, Simpang Tiga Sriwedari 49 detik, serta Simpang Empat Novotel 73 detik. Setelah melihat hasil perhitungan dengan Metode MKJI 1997 dan IHCM 1993 dapat disimpulkan bahwa nilai waktu sinyal dari kedua metode tersebut hampir sama.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Simpang bersinyal, MKJI 1997, IHCM 1993
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 10 Jul 2009 08:11
Last Modified: 18 May 2011 05:07
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/3458

Actions (login required)

View Item View Item