ISOLASI DAN PENENTUAN AKTIVITAS ANTIMIKROBIA ISOLAT Streptomyces TERHADAP Staphylococcus aureus SERTA UJI BIOAUTOGRAFI

YUARI , ARIN (2009) ISOLASI DAN PENENTUAN AKTIVITAS ANTIMIKROBIA ISOLAT Streptomyces TERHADAP Staphylococcus aureus SERTA UJI BIOAUTOGRAFI. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
K100050101.pdf

Download (223kB)
[img] PDF
K100050101.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Pada penelitian sebelumnya telah dilakukan isolasi dan skrining primer Streptomyces dari tanah rizosfer familia Poaceae Imperata cylindrica L, Pennisetum purpureum Schumach dan Digitaria microbachne (Presl.) kode strain KBSK 11 dan ALSK 5 berpotensi kuat terhadap S. aureus. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui aktivitas antimikrobia dari Streptomyces isolat KBSK 11 dan ALSK 5, nilai KBM dan bercak pada kromatogram yang mempunyai aktivitas antimikrobia dari Streptomyces isolat KBSK 11 dan ALSK 5 terhadap S. aureus. Produksi antimikrobia dilakukan dengan fermentasi selama 5 hari dan diekstraksi dengan pelarut etil asetat. Uji aktivitas antimikrobia ekstrak Streptomyces isolat KBSK 11 dan ALSK 5 terhadap S. aureus dilakukan dengan metode agar block untuk mengetahui zona hambat dan dilusi cair yang dilanjutkan dengan penggoresan pada media padat untuk mengetahui nilai KBM. Untuk mengetahui senyawa aktif yang mempunyai aktivitas antimikrobia digunakan metode bioautografi. Hasil uji agar block menunjukkan bahwa Streptomyces isolat KBSK 11 dan ALSK 5 mempunyai aktivitas antimikrobia sangat kuat terhadap S. aureus dengan zona hambat 35,5 mm untuk isolat KBSK 11 dan 32,5 mm untuk isolat ALSK 5. Nilai KBM ekstrak Streptomyces adalah 0,125 % untuk isolat KBSK 11 dan 0,5 % untuk isolat ALSK 5. Pada identifikasi senyawa dengan KLT diperoleh 9 bercak dengan Rf: 0,1; 0,14; 0,27; 0,34; 0,6; 0,72; 0,75; 9,4 dan setelah dilakukan uji bioautografi dari kesembilan bercak tersebut yang mempunyai aktivitas antimikrobia adalah 3 bercak pada Rf : 0,14; 0,34; 0,72 dengan diameter hambatan masing-masing 3 mm; 11 mm; 4,25 mm untuk isolat KBSK 11, sedangkan untuk isolat ALSK 5 pada identifikasi senyawa dengan KLT diperoleh 8 bercak dengan Rf: 0,1; 0,2; 0,24; 0,52; 0,57; 0,72; 0,82; 0,9 dan setelah dilakukan uji bioautografi dari kelima bercak tersebut yang mempunyai aktivitas antimikrobia adalah 3 bercak pada Rf: 0,20; 0,24; 0,82 dengan diameter hambatan masing-masing 5,5 mm; 2,75mm; 9,5 mm. Oktalia had found Streptomyces isolates (KBSK 11 and ALSK 5) from rhizosphere of Poaceae Imperata cylindrica L, Pennisetum purpureum Schumach and Digitaria microbachne ( Presl.) Henr. The isolates had high potency against Staphylococcus aureus. Therefore, research to examine the antimicrobial activity and active compound which have responsible of the effect from the isolates against S. aureus. Produce of antimicrobial was done by fermentation during 5 day and extraction was use by ethyl acetate solvent. Antimicrobial activity test using agar block method to examined the radical zone and liquid dilution continued with incision at solid media to examined the Minimum Bactericidal Concentration (MBC) value and then to examined the active compound which having antimicrobial activity was used by bioautography method. Research showed that KBSK 11 and ALSK 5 had very strong antimicrobial activity against S. aureus, with radical zone 35,5 mm and 32,5 mm respectively. The MBC of KBSK 11 was 0,125% and ALSK 5 was 0,5%. Results from Thin Layer Chromathography (TLC) showed that KBSK 11 contained at list 9 compounds. Result of bioautography test showed that there were 3 compounds of KBSK 11 isolate which have antimicrobial activity, compounds which Rf of 0,14; 0,34; 0,72. While results from TLC showed that ALSK 5 contained at list 8 compounds. Result of bioautography test showed that there were 3 compounds of ALSK 5 isolate which have antimicrobial activity, compounds which Rf of 0,20; 0,24; 0,82.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Antimicrobial, Streptomyces, Staphylococcus aureus, bioautography
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 04 Jul 2009 03:00
Last Modified: 16 Nov 2010 14:38
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/3419

Actions (login required)

View Item View Item