REFLEKSI PELAKSANAAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN PADA PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI MAN 1 SURAKARTA

WINASIH , WAHYU (2009) REFLEKSI PELAKSANAAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN PADA PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI MAN 1 SURAKARTA. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
A410040167.pdf

Download (135kB)
[img] PDF
A410040167.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) pelaksanaan kurikulum tingkat satuan pendidikan di MAN 1 Surakarta, khususnya kelas XI IPA1 pada sub pokok bahasan Statistika, (2) sarana pendukung dalam pelaksanaan kurikulum tingkat satuan pendidikan, (3) kendala-kendala yang dihadapi dalam melaksanakan kurikulum tingkat satuan pendidikan, (4) upaya-upaya yang dilakukan dalam pencapaian tujuan KTSP. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskreptif kualitatif. Sumber data penelitian diperoleh dari wakil kepala sekolah bagian kurikulum, guru matematika, siswa kelas XI IPA1,siswa kelas XI Bahasa dan staf Tata Usaha MAN 1 Surakarta. Penelitian dilakukan dengan metode angket, observasi, dan wawancara. Angket digunakan untuk mengetahui keterlaksanaan KTSP untuk guru mata pelajaran matematika, wakil kepala bidang kurikulum dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar serta sarana pendukung kegitan belajar mengajar. Observasi digunakan untuk mengetahui kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan KTSP. Wawancara digunakan untuk memperkuat hasil penyebaran angket tentang keterlaksanaan KTSP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan KTSP oleh guru dan wakil kepala bidang kurikulum mencapai 78,9 %. Sedangkan keterlaksanaan KTSP dalam pembelajaran menurut siswa sebesar 64 %. Selanjutnya menurut guru dan wakil kepala bidang kurikulum keterlaksanaan komponen pendukung KTSP mencapai 90,6 %. Kendala –kendala yang dihadapi dalam melaksanakan kurikulum tingkat satuan pendidikan adalah (1) Dalam melaksanakan KBM dibutuhkan waktu yang lama, sedangkan alokasi waktu yang tersedia sangat terbatas menyebabkan guru cenderung menggunakan metode mengajar yang konvensional, (2) Materi yang tidak tuntas dikarenakan ada sebagian kecil siswa yang kemampuannya kurang sehingga kegiatan belajar cenderung mengulang. Upaya-upaya yang dilakukan dalam pencapaian tujuan KTSP adalah (1) Penerapan metode pembelajaran yang menarik, (2) melakukan pelatihan guru melalui workshop KTSP, (3) memanfaatkan sarana dan prasarana dengan baik dan tanggung jawab.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: refleksi, KTSP, matematika
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika
Depositing User: Edy Suparno
Date Deposited: 02 Jul 2009 08:22
Last Modified: 16 Nov 2010 14:59
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/3380

Actions (login required)

View Item View Item