Analisis Rantai Nilai ( Value Chain ) Pada Produk Batik Tulis Di Surakarta

Mangifera, Liana and , Dr. Anton Agus Setyawan, SE., M.Si. and , Drs. Syamsudin, MM (2015) Analisis Rantai Nilai ( Value Chain ) Pada Produk Batik Tulis Di Surakarta. Thesis thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img] PDF (Naskah Publikasi)
NASKAH PUBLIKASI.pdf

Download (537kB)
[img] PDF (Halaman Depan)
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (551kB)
[img] PDF (Bab I)
BAB I.pdf

Download (70kB)
[img] PDF (Bab II)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (421kB)
[img] PDF (Bab III)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (49kB)
[img] PDF (Bab IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (163kB)
[img] PDF (Bab V)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (45kB)
[img] PDF (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (32kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] PDF (Pernyataan Publikasi)
SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (93kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kegiatan rantai nilai (value chain) pada produk batik tulis di Kampung Batik Laweyan Kota Surakarta, dan untuk mengetahui serta mengidentifikasi aktivitas apa yang mempunyai nilai tambah ekonomi tertinggi (value added ) pada produk batik tulis Kampung Batik Laweyan Kota Surakarta sehingga mampu meningkatkan keunggulan bersaing. Penelitian ini menggunakan Metode Kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus.. Proses analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menganalisis isi dari interview dan menggunakan kuesioner. Metode analisis data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah dengan Analisis isi (Content Analysis). Hasil penelitian menunjukan bahwa Aktivitas utama rantai nilai (value chain) pada produk batik tulis di Kampung Batik Laweyan Kota Surakarta meliputi: (1) Pembelian bahan baku dan peralatan utama seperti kain mori, malam, pewarna, dan peralatan. (2) Proses produksi, meliputi membuat motif, membuat pola di atas kain mori, menebalkan pola menggunakan canting (mencanting), pewarnaan, pencucian kain, melorod kain dengan cara mencelupkan di air panas, menjemur kain hingga kering dan display kain batik tulis, (3) Penjualan produk. Penjualan batik tulis umumnya melalui wholesaler baik di dalam negeri maupun luar negeri, ritel dan konsumen akhir. Sedangkan aktivitas utama dalam produksi batik tulis di kampung batik laweyan yang memberikan nilai tambah paling besar adalah pemasaran dan penjualan

Item Type: Karya ilmiah (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Value Chain, Batik, Tulis Laweyan
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Fakultas Pasca Sarjana > Magister Manajemen
Depositing User: Liana Mangifera
Date Deposited: 26 Jun 2015 01:44
Last Modified: 12 Oct 2021 04:11
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/33637

Actions (login required)

View Item View Item