Hubungan Asupan Serat Dan Status Gizi Dengan Tekanan Darah Pada Wanita Menopause Di Desa Kuwiran Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali

Ratnaningrum, Denny Putri Septia Yunita and , Setyaningrum Rahmawaty, A., M.Kes., Ph.D and , Tuti Rahmawati, S.Gz.,M.Si (2015) Hubungan Asupan Serat Dan Status Gizi Dengan Tekanan Darah Pada Wanita Menopause Di Desa Kuwiran Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img] PDF (NASKAH PUBLIKASI)
11. NASKAH PUBLIKASI.pdf

Download (699kB)
[img] PDF (HALAMAN DEPAN)
02. HALAMAN DEPAN.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (BAB I)
03. BAB 1.pdf

Download (132kB)
[img] PDF (BAB II)
04. BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (231kB)
[img] PDF (BAB III)
05. BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (992kB)
[img] PDF (BAB IV)
06. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (123kB)
[img] PDF (BAB V)
07. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9kB)
[img] PDF (DAFTAR PUSTAKA)
08. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (20kB)
[img] PDF (LAMPIRAN)
09. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] PDF (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH)
01. SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH.pdf

Download (436kB)

Abstract

Pendahuluan: Tekanan darah tinggi dapat menyerang semua usia termasuk wanita menopause. Perilaku kurang mengkonsumsi asupan serat seperti buah dan sayur, merupakan faktor resiko meningkatnya tekanan darah selain faktor status gizi. Berdasarkan data profil kesehatan puskesmas Banyudono II prevalensi tekanan darah tinggi di Desa Kuwiran sebesar 35,6%. Tujuan: Mengetahui hubungan asupan serat dan status gizi dengan tekanan darah pada wanita menopause di Desa Kuwiran Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling sebanyak 73 orang. Data asupan serat diperoleh dengan metode recall 3x24 jam, data status gizi diukur berdasarkan Indek Massa Tubuh, sedangkan data tekanan darah diperoleh dengan hasil pengukuran Spygmomanometer. Hasil: Analisis univariat sebagian besar responden memiliki asupan serat kurang sebesar 83,6%. Responden sebagian besar memiliki status gizi obesitas sebesar 57,5%. Responden sebagian besar memiliki tekanan darah sistolik tinggi sebesar 72,6% dan tekanan darah diastolik normal sebesar 65,8%. Hasil uji hubungan asupan serat dengan tekanan darah sistolik nilai p=0,0270 dan tekanan darah diastolik nilai p=0,280 dengan uji Rank Spearman. Hasil uji hubungan Status gizi dengan tekanan darah sistolik nilai p=0,180 dan tekanan darah diastolik nilai p=0,137 dengan uji Rank Spearman. Kesimpulan: Tidak ada hubungan asupan serat dan status gizi dengan dengan tekanan darah sistolik dan diastolik pada wanita menopause di Desa Kuwiran Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Menopause, Asupan Serat, Status Gizi, Tekanan Darah
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi
Depositing User: Denny Putri Septia Yunita Ratnaningrum
Date Deposited: 18 Jun 2015 05:43
Last Modified: 08 Oct 2021 13:28
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/33415

Actions (login required)

View Item View Item