Tinjauan Hukum Islam Terhadap ‘Akad Sewa Menyewa Alat-Alat Pesta Pada Persewaan JK Sound Sistem Di Kecamatan Donorojo-Pacitan

Windaryati, Nureska Meytyas (2014) Tinjauan Hukum Islam Terhadap ‘Akad Sewa Menyewa Alat-Alat Pesta Pada Persewaan JK Sound Sistem Di Kecamatan Donorojo-Pacitan. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img] PDF (Halaman Depan)
HALAMA DEPAN.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (Bab I)
BAB I.pdf

Download (187kB)
[img] PDF (Bab II)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (303kB)
[img] PDF (Bab III)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (140kB)
[img] PDF (Bab IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (316kB)
[img] PDF (Bab V)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (282kB)
[img] PDF (Bab VI)
BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (171kB)
[img] PDF (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (109kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] PDF (Naskah Publikasi)
NASKAH PUBLKASI.pdf

Download (679kB)

Abstract

Ijarah merupakan praktik pemindahan manfaat atas suatu barang yang bertolak pada pemanfaatan jasa. Secara mendasar, pemahaman ijarah adalah upah sewa yang diberikan kepada seseorang yang telah mengerjakan satu pekerjaan sebagai balasan atas pekerjaannya. Di dalam praktik sewa menyewa yang dilakukan di JK Sound System Kecamatan Donorojo Pacitan, alat-alat yang disewakan adalah berupa perlengkapan pesta. Berpijak pada fenomena penyewaan alat pesta tersebut selanjutnya menjadi fokus kajian dalam penelitian ini, yakni pertanyaan yang diajukan adalah bagaimanakah cara pengelolaan yang dilakukan oleh persewaan JK Sound System Kecamatan Donorojo Pacitan? Apakah sudah sesuai dengan tinjauan hukum Islam atau belum? Hal inilah yang hendak diungkap oleh peneliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik akad sewa menyewa yang dilakukan JK sound system di Kecamatan Donorojo Pacitan, serta bertujuan untuk memberikan informasi bagi JK Sound System di Kecamatan Donorojo Pacitan dalam menerapkan akad sewa menyewa dalam konsep hukum Islam. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Adapun untuk mendapatkan data penelitian ini melakukan langkah-langkah, di antaranya wawancara, observasi, dan pengumpulan dokumen yang dimiliki JK Sound System. Analisis data dilakukan secara deduktif, yakni pemaparan dilakukan dari hal umum menuju ke persoalan yang lebih khusus. Melalui cara ini diharapkan penelitian dapat tetap fokus pada persoalan yang hendak diungkap. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa: (1) akad sewa menyewa di dalam JK Sound System dilakukan dengan dasar kepercayaan, proses transaksi yang dilakukan tidak mendasarkan pada perjanjian tertulis yang dibuat oleh kedua belah pihak, yakni antara pemilik barang sewaan atau yang menyewakan (mu’jir) dengan orang yang menyewa (musta’jir); (2) Proses sewa menyewa terjadi secara lisan, penyewa mendatangi langsung ke rumah atau melalui telepon. Pada tahap ini pemilik persewaan tidak memberikan ketentuan dan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh penyewa; (3) Pada sisi tinjauan hukum Islam dapat disimpulkan bahwa akad sewa menyewa di JK Sound System Kecamatan Donorojo Pacitan apabila Sound System yang disewakan untuk orkes atau ndangdutan maka hukumnya haram.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Ijarah, Akad, Syarat
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Agama Islam > Hukum Ekonomi Syariah (HES)
Depositing User: Ari Fatmawati
Date Deposited: 18 Mar 2015 02:39
Last Modified: 18 Mar 2015 02:39
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/32398

Actions (login required)

View Item View Item