Penerapan Sistem Perawatan Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance (Rcm) Pada Mesin Loom LSL-4 (Studi Kasus: PT. Dasaplast Nusantara)

Gumayri, Yusfiq and , Moch. Djunaidi, ST, MT and , Mila Faila Sufa, S.T., M.T. (2014) Penerapan Sistem Perawatan Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance (Rcm) Pada Mesin Loom LSL-4 (Studi Kasus: PT. Dasaplast Nusantara). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img] PDF (Naskah Publikasi)
02. Naskah Publikasi.pdf

Download (5MB)
[img] PDF (Halaman Depan)
03. Halaman Depan.pdf

Download (5MB)
[img] PDF (Bab I)
04. BAB I.pdf

Download (100kB)
[img] PDF (Bab II)
05. BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (894kB)
[img] PDF (Bab III)
06. BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (201kB)
[img] PDF (Bab IV)
07. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (749kB)
[img] PDF (Bab V)
08. BAB V .pdf
Restricted to Repository staff only

Download (90kB)
[img] PDF (Daftar Pustaka)
09. Daftar Pustaka.pdf

Download (121kB)
[img] PDF (Lampiran)
10. Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (16MB)

Abstract

PT. Dasaplast Nusantara merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi plastik (Weaving bag, Inner bag, Wearing bag). Bagi perusahaan, mesin memang peranan yang sangat penting dan vital untuk mendukung jalannya proses produksi. Sebab hampir semua proses produksi yang berlangsung menggunakan mesin. Setiap kerusakan atau gangguan yang terjadi pada mesin produksi dapat menyebabkan proses produksi berhenti. pemeliharaan yang terencana dan baik merupakan hal yang sangat penting agar proses produksi berjalan lancar, kerusakan mesin atau peralatan produksi merupakan hal yang tak bisa ditebak dan dapat terjadi sewaktu-waktu sehingga sifatnya probabilistik. Pada penelitian ini menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) dengan cara memilih sistem terlebih dahulu, kemudian mendefinisikan dan mendeskripsikan sistem. Selanjutnya menentukan kegagalan functional, menganalisis dengan FMEA, LTA, dan Task Selection sehingga didapatkan kebijakan perawatan. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi penyebab kerusakan, mengidentifikasi fungsi kegagalan, dan mengidentifikasi failure mode, failure cause, failure effect dan failureconsequence yang dapat mengakibatkan functional failure. Hasil penelitian menunjukkan mesin loom LSL-4 berjumlah 93 mesin yang sering mengalami kerusakan ada 14 mesin, masing-masing mengalami kerusakan sebanyak 24, 22, 19, 18, 17 kali kerusakan. Berdasarkan pada perhitungan MTTF interval perawatan pada mesin loom LSL-4 ini berkisar 96 jam sampai 199 jam perawatan. Bentuk kegagalan terbanyak pada sistem mesin loom LSL-4 adalah putus, sebanyak 4 kali komponen dari seluruh bentuk failure mode. Hasil nilai perhitungan MTTF dan MTTR maka dapat direkomendasikan bagi perusahaan, nilai total waktu MTTF untuk mengetahui tingkat kerusakannya, sedangkan total waktu MTTR untuk membuat standar waktu yang dibutuhkan mesin tersebut.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Reliability Centered Maintenance (RCM),FMEA, LTA, Time To Failure, Time To Repaire.
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri
Depositing User: Ari Fatmawati
Date Deposited: 16 Mar 2015 05:16
Last Modified: 18 Oct 2021 02:16
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/32356

Actions (login required)

View Item View Item