Hubungan Antara Kondisi Sosial Ekonomi Dan Perilaku Hidup Sehat Dengan Status Gizi Pasien Tuberkulosis Paru DiBalai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Surakarta

INDARWATI., RINI DWI (2014) Hubungan Antara Kondisi Sosial Ekonomi Dan Perilaku Hidup Sehat Dengan Status Gizi Pasien Tuberkulosis Paru DiBalai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Surakarta. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img] PDF
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (Halaman Depan)
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (Bab I)
BAB I.pdf

Download (145kB)
[img] PDF (Bab II)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (254kB)
[img] PDF (Bab III)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (323kB)
[img] PDF (Bab IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (274kB)
[img] PDF (Bab V)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (133kB)
[img] PDF (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (144kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Naskah Publikasi)
NASKAH PUBLIKASI.pdf

Download (665kB)

Abstract

Latar Belakang : Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular karena Mycobacterium tuberculosis yang dipengaruhi oleh status gizi. Perilaku hidup dan tingkat pendidikan mempengaruhi status gizi. Terjadinya penurunan status gizi dapat disebabkan oleh perilaku hidup tidak sehat. Apabila tingkat pendidikan tinggi maka pengetahuan gizi baik sehingga status gizi menjadi baik. Faktor lain yang mempengaruhi status gizi adalah status sosial ekonomi yang berdampak pada pola hidup. Tujuan : Mengetahui hubungan kondisi sosial ekonomi dan perilaku hidup sehat dengan status gizi pasien Tuberkulosis paru di BBKPM Surakarta. Metode : Jenis penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling. Jumlah sampel 33 pasien rawat jalan. Pengambilan data kondisi sosial ekonomi (tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, dan status pekerjaan) serta perilaku hidup sehat menggunakan kuesioner, sedangkan status gizi berdasarkan data antropometri. Analisis hubungan menggunakan chi square, jika tidak memenuhi syarat menggunakan fisher exact. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan 54,1% subjek memiliki tingkat pendidikan lanjut, 54,1% subjek memiliki tingkat pendapatan di bawah UMP, 89,2% subjek bekerja, 59,5% subjek memiliki perilaku hidup sehat, dan 62,2% subjek memiliki status gizi normal. Hasil uji korelasi untuk tingkat pendidikan dengan status gizi adalah p=0,699, tingkat pendapatan dengan status gizi adalah p=0,769, status pekerjaan dengan status gizi adalah p=0,625, dan perilaku hidup sehat dengan status gizi adalah p=0,247. Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, status pekerjaan, dan perilaku hidup sehat dengan status gizi.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Tuberkulosis Paru, Kondisi Sosial Ekonomi (Tingkat Pendidikan, Tingkat Pendapatan, Status Pekerjaan), Perilaku Hidup Sehat, dan Status Gizi.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi
Depositing User: Musyarofah Siti
Date Deposited: 06 Mar 2015 08:15
Last Modified: 06 Mar 2015 08:15
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/32165

Actions (login required)

View Item View Item