PENERAPAN ACTIVITY-BASED COSTING SYSTEM SEBAGAI ALTERNATIF PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI (Studi Pada PT. JAMU AIR MANCUR Surakarta)

ARDANI , DENI NUR (2009) PENERAPAN ACTIVITY-BASED COSTING SYSTEM SEBAGAI ALTERNATIF PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI (Studi Pada PT. JAMU AIR MANCUR Surakarta). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
B200050134.pdf

Download (151kB)
[img] PDF
B200050134.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (666kB)

Abstract

Sistem akuntansi tradisional kurang sesuai lagi untuk diterapkan di era teknologi modern seperti saat ini karena sistem ini mempunyai beberapa kelemahan. Adanya berbagai kelemahan tersebut dapat dibatasi dengan penggunaan Activity-Based Costing System. PT. JAMU AIR MANCUR masih menggunakan sistem tradisional dalam perhitungan harga pokoknya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai cara perusahaan dalam menentukan BOP apakah sudah teliti, tepat, dan akurat serta membandingkan perhitungan harga pokok produksi antara yang diterapkan oleh perusahaan dengan perhitungan harga pokok produksi berdasarkan Activity-Based Costing System Penelitian ini adalah studi kasus dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi dalam mengumpulkan datanya. Wawancara dilakukan dengan mengajukan pertanyaan mengenai informasi atau data langsung (data kuantitatif) dari sumbernya, observasi dengan pengamatan terhadap kegiatan yang berhubungan dengan masalah penentuan harga pokok produksi untuk mengetahui keadaan sesungguhnya, dan dokumentasi dengan mengumpulkan data melalui dokumen perusahaan mengenai data-data yang terkait dengan masalah penentuan harga pokok produksi. Dari hasil analisis data yang yang dilakukan oleh peneliti diketahui bahwa sistem akuntansi tradisional yang digunakan oleh perusahaan dalam pembebanan BOP ke masing-masing produk berubah secara proporsional terhadap kenaikan atau penurunan jumlah volume produksi, hal ini terbukti bahwa perusahaan membebankan BOP terlalu tinggi (overcost) untuk produk bervolume tinggi dan sebaliknya perusahaan membebankan BOP terlalu rendah (undercost) untuk produk bervolume rendah. Karena sistem pembebanan BOP dengan sistem ini tidak dapat mencerminkan aktivitas-aktivitas yang diserap oleh masing-masing produk, maka sistem pembebanan tersebut membebankan HPP yang kurang tepat. Sedangkan Activity-Based Costing System dalam pembebanan BOP ke masing-masing produk berdasarkan aktivitas yang dikonsumsi oleh masing-masing jenis produk. Karena sistem pembebanan BOP dengan sistem ini mencerminkan aktivitas-aktivitas yang diserap oleh masing-masing produk, maka sistem pembebanan tersebut membebankan HPP secara tepat.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Activity-Based Costing System, Sistem Akuntansi Tradisional, Biaya Overhead Pabrik, Harga Pokok Produksi
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Depositing User: Maria Husnun Nisa
Date Deposited: 26 Jun 2009 02:31
Last Modified: 16 Nov 2010 16:41
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/3189

Actions (login required)

View Item View Item