ANALISIS PERKEMBANGAN KINERJA PADA PDAM KOTA SURAKARTA DITINJAU DARI ASPEK KEUANGAN

ASTUTI , YUYUN HENDRI (2009) ANALISIS PERKEMBANGAN KINERJA PADA PDAM KOTA SURAKARTA DITINJAU DARI ASPEK KEUANGAN. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
B200050126.pdf

Download (35kB)
[img] PDF
B200050126.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Pembangunan yang dilaksanakan di negara kita saat ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan seluruh rakyat atau disebut juga pembangunan dibidang ekonomi. Konsep pembangunan secara umum adalah suatu usaha untuk memperbaiki kondisi hidup dengan menunjukkan pada kemajuan sosial dan ekonomi pada tingkat yang digunakan. Perusahaan Daerah yang bertugas melayani kebutuhan manusia yang sangat mendasar yaitu air bersih, berkewajiban untuk meningkatkan cakupan pelayanan seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan kenaikan taraf hidup masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan kinerja Perusahaan Daerah Air Minum Kota Surakarta ditinjau dari aspek keuangan selama tiga tahun (2005 – 2007) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 47 Tahun 1999 dengan indikator rasio yang mempengaruhi kinerja keuangan PDAM. Data penelitian diambil dari neraca dan dari laporan laba rugi Perusahaan Daerah Air Minum Kota Surakarta dari tahun 2005-2007. Hasil penelitian menunjukkan : (1) kondisi keuangan PDAM Kota Surakarta termasuk dalam kategori cukup, dimana nilai pada tahun 2005 sebesar 22, tahun 2006 sebesar 22 dan tahun 2007 sebesar 24 (2) Rasio Laba terhadap Aktiva Produktif tahun 2005 sebesar 2,73%, tahun 2006 sebesar 2,41%dan tahun 2007 sebesar 7,13%. (3) Rasio Laba Terhadap Penjualan tahun 2005 sebesar 5,48%, tahun 2006 sebesar 5,21% dan tahun 2007 sebesar 10,95%. (4) Rasio Aktiva Lancar terhadap Piutang Lancar tahun 2005 sebesar 1,398, tahun 2006 sebesar 1,347 dan tahun 2007 sebesar 1,084. (5) Rasio Utang Jangka Panjang terhadap Ekuitas tahun 2005 sebesar 1,668, tahun 2006 sebesar 1,439 dan tahun 2007 sebesar1,457. (6) Rasio total aktiva terhadap total utang tahun 2005 sebesar 1,421, tahun 2006 sebesar 1,436 dan tahun 2007 sebesar 1,375. (7) Rasio biaya operasi terhadap pendapatan tahun 2005 sebesar 0,945, tahun 2006 sebesar 0,948 dan tahun 2007 sebesar 0,891. (8) Rasio laba operasi sebelum biaya penyusutan tahun 2005 sebesar 0,146, tahun 2006 sebesar 0,134 dan tahun 2007 sebesar 0,262. (9) Rasio aktiva produktif terhadap penjualan air tahun 2005 sebesar 2,105, tahun 2006 sebesar 2,427 dan tahun 2007 sebesar 1,734. (10) Jangka waktu penagihan piutang tahun 2005 sebesar 52,513, tahun 2006 sebesar 62,143 dan tahun 2007 sebesar 43,591. (11) Efektivitas penagihan tahun 2005 sebesar 91,53%, tahun 2006 sebesar 91,53% dan tahun 2007 sebesar 87,18%

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Rasio Keuangan, Kinerja
Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Depositing User: Maria Husnun Nisa
Date Deposited: 25 Jun 2009 07:56
Last Modified: 03 Jan 2012 04:24
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/3167

Actions (login required)

View Item View Item