Pengaruh Deep Transvers Friction Terhadap Nyeri Myofascial Trigger Point Syndrome Otot Upper Trapezius Pada Karyawan Desain Grafis

PUSPITANINGRUM, DEWI KARTIKA and , Dwi Rosella K, S.St FT., M.Fis and , Dwi Kurniawati, SSt.FT (2014) Pengaruh Deep Transvers Friction Terhadap Nyeri Myofascial Trigger Point Syndrome Otot Upper Trapezius Pada Karyawan Desain Grafis. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman Depan)
03._HALAMAN_DEPAN.pdf

Download (492kB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
04._BAB_I.pdf

Download (53kB)
[img] PDF (Bab II)
05._BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (731kB)
[img] PDF (Bab III)
06._BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (25kB)
[img] PDF (Bab IV)
07._BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (68kB)
[img] PDF (Bab V)
08._BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
09._DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (21kB)
[img] PDF (Lampiran)
10._LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (577kB)
[img]
Preview
PDF (Naskah Publikasi)
02._NASKAH_PUBILKASI.pdf

Download (167kB)

Abstract

Latar Belakang : Myofascial sindrom memicu titik adalah istilah deskriptif yang digunakan untuk menggambarkan rasa sakit pada kondisi jaringan lunak baik akut atau kronis. hal ini ditandai dengan sensorik, motorik, dan otonom temuan yang terkait dengan sindrom myofascial trigger point (gerber, 2011). MTP’s bisa berupa A-MTP’s atau MTP’s aktif dan Laten MTP’s (L-MTP’s) Delaune (2011) . Aktif MTP’s digambarkan dengan nyeri spontan (ada walau tanpa dipalpasi). Untuk mengatasi permasalahan nyeri ini, peneliti menggunakan penanganan fisioterapi dengan menggunakan Deep transvers friction . Penggunaan Deep Tranver Friction yang diterapkan pada daerah Myofascial Trigger Point Syndrome memberikan efek mekanis, hiperemia lokal, analgesia, dan pengurangan jaringan parut terhadap struktur ligamen, tendon dan otot efektif dalam peningkatan ambang rasa nyeri Boyling and Palastanga dalam Doley 2013).. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh pemberian Deep Tranvers Friction terhadap Myofascial Trigger Point Syndrome otot upper trapesius Metode Penelitian: 13 responden karyawan desain grafis yang dipilih secara acak dengan memenuhi kriteria inklusi di Surakarta. Subyek dibagi menjadi dua groub groub perlakuan dan groub Hasil Penelitian: kelompok perlakuan menunjukan hasil penurunan nyeri yang signifikan setelah diberi terapi (p = 0,018) di bandingkan dengan kelompok kontrol Kesimpulan: Deep Transvers Friction berpengaruh terhadap peningkatan ambang nyeri, Myofascial Trigger point syndrome otot upper trapezius

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: myofascial trigger point syndrome, trigger point, deep transvers friction , ambang nyeri.
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Fisioterapi D4
Depositing User: Munawar Munawar
Date Deposited: 12 Nov 2014 13:33
Last Modified: 09 May 2016 05:57
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/30801

Actions (login required)

View Item View Item