Pengukuran dan analisis beban kerja fisik dan mental pengemudi bus akdp rute solo-semarang (Studi kasus pada Perusahaan Otobus New Ismo)

AKRIYANTO , LINDA APRILIA (2014) Pengukuran dan analisis beban kerja fisik dan mental pengemudi bus akdp rute solo-semarang (Studi kasus pada Perusahaan Otobus New Ismo). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman Depan)
Halaman_Depan.pdf

Download (455kB)
[img]
Preview
PDF ( Bab I )
BAB_I.pdf

Download (66kB)
[img] PDF (Bab II )
BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (270kB)
[img] PDF (Bab III )
BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (185kB)
[img] PDF (Bab IV )
BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (517kB)
[img] PDF (Bab V )
BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (53kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (81kB)
[img] PDF ( Lampiran )
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (683kB)
[img]
Preview
PDF (Naskah Publikasi)
Naskah_Publikasi.pdf

Download (633kB)

Abstract

Transportasi merupakan aspek penting dalam kehidupan masyarakat. Tuntutan kebutuhan masyarakat untuk melakukan mobilisasi sangat dipengaruhi oleh transportasi, dimana sebagian besar masyarakat Indonesia menggunakan transportasi darat sebagai kendaraan mereka. Pengemudi merupakan aspek penting karena pengemudi adalah subyek yang menjalankan alat transportasi yang ada. Mengemudi adalah pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi. Pengemudi dalam hal ini adalah pengemudi bus, bukan hanya bertanggung jawab terhadap keselamatan dirinya tetapi juga keselamatan penumpang. Kecelakaan dapat ditimbulkan oleh beberapa hal yang tidak terduga oleh pengemudi. Kondisi tersebut dapat menimbulkan beban kerja yang tinggi pada pengemudi, sehingga perlu dilakukan pengukuran beban kerja bagi pengemudi baik fisik maupun mental. Penelitian ini mengukur beban kerja fisik yang dilakukan menggunakan denyut jantung dan beban kerja mental dengan metode RNasa TLX. Hasil pengukuran beban kerja fisik yang telah dilakukan menggunakan denyut jantung untuk perjalanan Solo-Semarang diperoleh sebesar 92,33 denyut/menit dan untuk perjalanan Solo-Semarang-Solo sebesar 89,88 denyut/menit yang termasuk dalam kategori beban kerja ringan. Pengukuran beban kerja mental diperoleh skor untuk kondisi perjalanan pagi-sore sebesar 72,29 dan untuk perjalanan sore-malam sebesar 71,13 yang termasuk dalam kategori beban kerja sedang. Dari kedua kondisi perjalanan faktor/dimensi tuntutan mental dan tuntutan visual adalah dua faktor terbesar yang menyebabkan beban mental.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Beban kerja fisik, beban kerja mental, denyut jantung, RNasa TLX
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 14 Oct 2014 12:45
Last Modified: 14 Oct 2014 14:44
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/30460

Actions (login required)

View Item View Item