ANALISIS PENGARUH KURS VALAS, LAJU INFLASI DAN SUKU BUNGA DEPOSITO TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (STUDI EMPIRIS DI BURSA EFEK INDONESIA)

Putri , Ema Yanti Isnaini (2009) ANALISIS PENGARUH KURS VALAS, LAJU INFLASI DAN SUKU BUNGA DEPOSITO TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (STUDI EMPIRIS DI BURSA EFEK INDONESIA). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
B100050034.pdf

Download (580kB)
[img] PDF
B100050034.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (945kB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kurs valas, laju inflasi, dan suku bunga deposito berpengaruh bersama-sama terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan untuk mengetahui variabel independen yang paling berpengaruh signifikan terhadap IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi empiris, dengan menggunakan data sekunder. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif. Data yang diambil adalah data bulanan dari masing-masing variabel mulai dari bulan Januari 2005 sampai dengan Desember 2007. Metode pengumpulan data menggunakan studi pustaka dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji asumsi klasik, uji F, uji t, koefisien determinasi dan uji prestasi parameter. Dari hasil pengujian uji t variabel kurs valas terhadap IHSG diperoleh nilai t-hitung -5,197 < nilai t-tabel -1,960 maka Ho ditolak, artinya bahwa variabel kurs valas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap IHSG. Uji t variabel inflasi terhadap IHSG, dari hasil analisis diperoleh nilai t-hitung 2,703 > nilai t-tabel 1,960 maka Ho ditolak, artinya bahwa variabel inflasi mempunyai pengaruh signifikan terhadap IHSG. Uji t variabel suku bunga deposito terhadap IHSG, dari hasil analisis diperoleh nilai t-hitung -4,737 < nilai t-tabel -1,960 maka Ho ditolak, artinya variabel suku bunga deposito mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap IHSG. Untuk hasil analisis uji F, dari hasil perhitungan diperoleh nilai F-hitung 18,757 > F-tabel 2,92 maka Ho ditolak, ini berarti variabel kurs valas, inflasi dan suku bunga deposito secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap IHSG. Untuk uji R² dengan bantuan program SPSS, diperoleh angka koefisien determinasi atau R² sebesar 0,637, hal ini berarti 63,7% variasi perubahan IHSG dijelaskan oleh variasi perubahan faktor-faktor kurs valas, inflasi, dan suku bunga deposito. Sementara sisanya sebesar 36,3% diterangkan oleh faktor lain yang tidak ikut terobservasi. Dari hasil pengolahan data untuk regresi linier berganda dapat disusun persamaan regresi linier berganda sebagai berikut : Y = 13370,899 – 0,883X1 + 81,748X2 – 384,397X3 . Dari persamaan tersebut diketahui bahwa inflasi berpengaruh paling signifikan karena mempunyai nilai pengaruh yang positif terhadap IHSG.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kurs valas, inflasi, suku bunga deposito, dan Indeks Harga Saham Gabungan.
Subjects: H Social Sciences > HG Finance
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 23 Jun 2009 01:47
Last Modified: 16 Nov 2010 18:08
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/3040

Actions (login required)

View Item View Item