Kandungan Lemak Telur Ayam Leghorn Dan Telur Itik Setelah Penambahan Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum) Dengan Konsentrasi Yang Berbeda

Toha, Toha (2014) Kandungan Lemak Telur Ayam Leghorn Dan Telur Itik Setelah Penambahan Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum) Dengan Konsentrasi Yang Berbeda. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman Depan)
HALAMAN_DEPAN.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
BAB_I.pdf

Download (20kB)
[img] PDF (Bab II)
BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (73kB)
[img] PDF (Bab III)
BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (67kB)
[img] PDF (Bab IV)
BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (122kB)
[img] PDF (Bab V)
BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (12kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (28kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img]
Preview
PDF (Naskah Publikasi)
NASKAH_PUBLIKASI.pdf

Download (277kB)

Abstract

Telur merupakan salah satu bahan pangan yang mempunyai kandungan gizi cukup tinggi, diantaranya lemak. Kandungan lemak yang cukup tinggi menyebabkan konsumsi telur secara berlebihan sangatlah berbahaya. Bawang putih mengandung saponin dan flavonoid yang dapat menurunkan kandungan lemak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penambahan ekstrak bawang putih dapat menurunkan kandungan lemak pada kuning telur ayam leghorn dan telur itik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktor yaitu jenis telur (T) dan penambahan ekstrak bawang putih dengan konsentrasi yang berbeda (B), dengan 8 kombinasi perlakuan. Ekstrak bawang putih disuntikkan ke dalam kuning telur kemudian disimpan selama 24 jam. Setelah itu telur direbus selama 15 menit kemudian diuji dengan Soxhlet. Pada telur ayam leghorn dan telur itik dengan jumlah penambahan ekstrak bawang putih 0 (kontrol), 0,5 ml, 1 ml, 1,5 ml, didapatkan hasil kandungan lemak tertinggi pada perlakuan B0T1 (telur itik kontrol) yaitu sebesar 32,85 %wb sedangkan kandungan lemak terendah pada perlakuan B2T2 (telur ayam leghorn +1 ml ekstrak bawang putih) yaitu 29,26 %wb. Dapat disimpulkan bahwa penambahan ekstrak bawang dapat menurunkan kandungan lemak pada kuning telur ayam leghorn dan telur itik.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Telur, lemak, ekstrak bawang putih dan soxhlet
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
Depositing User: Users 4402 not found.
Date Deposited: 08 Jul 2014 07:05
Last Modified: 08 Jul 2014 07:05
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/29755

Actions (login required)

View Item View Item