Peranan Laboratorium Forensik Polri Dalam Penyidikan Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika (Studi Kasus Di Laboratorium Forensik Polri Cabang Semarang)

Prastio , Dhimas (2014) Peranan Laboratorium Forensik Polri Dalam Penyidikan Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika (Studi Kasus Di Laboratorium Forensik Polri Cabang Semarang). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman Depan)
HALAMAN_DEPAN.pdf

Download (266kB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
BAB_I.pdf

Download (49kB)
[img] PDF (Bab II)
BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (123kB)
[img] PDF (Bab III)
BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (195kB)
[img] PDF (Bab IV)
BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (14kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (6kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (681kB)
[img]
Preview
PDF (Naskah Publikasi)
NASKAH_PUBLIKASI.pdf

Download (268kB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mengetahui peranan Laboratorium Forensik POLRI Cabang Semarang dalam penyidikan tindak pidana penyalahgunaan Narkotika. 2) Mengetahui kendala-kendala yang dihadapi Laboratorium Forensik POLRI Cabang Semarang dalam penyidikan tindak pidana penyalahgunaan Narkotika. Metode pendekatan yang digunakan adalah yuridis sosiologis, spesifikasi yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Forensik POLRI Cabang Semarang. Jenis data yang digunakan berupa data primer yang diperoleh melalui wawancara. Data sekunder berupa studi kepustakaan dan Undang-Undang yang berkaitan dengan permasalahan penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1) Peran Laboratorium Forensik dalam membantu mengungkap tindak pidana penyalahgunaan narkotika sudah berperan optimal dan professional, Laboratorium Forensik membantu mengungkapkan fakta baik untuk peradilan maupun non-peradilan. Pelaksanaan pembuktian tindak pidana penyalahgunaan narkotika atas dasar penerapan Ilmu Forensik. Aparat penegak hukum khususnya penyidik dalam hal ini selalu memanfaatkan dukungan maupun bantuan dari Laboratorium Forensik, karena dalam penuntasan tindak pidana khususnya penyalahgunaan narkotika banyak hambatan yang dialami oleh penyidik dan membutuhkan peran ataupun kontribusi dari Laboratorium Forensik diantaranya atau pengambilan sampel darah, urine, rambut dan barang bukti yang ada. 2) Hambatan Laboratorium Forensik POLRI Cabang Semarang dalam pemeriksaan barang bukti guna kepentingan penyidikan tindak pidana penyalahgunaan narkoba yaitu apabila alat instrument Laboratorium Forensik POLRI mengalami gangguan atau kerusakan serta barang bukti yang dikirim penyidik terlalu sedikit atau rusak, karena pemeriksaan dilakukan secara bertahap.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Laboratorium Forensik, Polri, Tindak Pidana, Penyalahgunaan Narkotika
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Hukum
Depositing User: Maria Husnun Nisa
Date Deposited: 25 Apr 2014 12:45
Last Modified: 25 Apr 2014 13:02
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/28811

Actions (login required)

View Item View Item