Peningkatan Kemampuan Mengidentifikasi Unsur Cerita Pendek Dengan Media Animasi Anak Kelas V Di SD Plesungan 02 Gondangrejo Karanganyar

Hartono, Budiarso Puguh (2014) Peningkatan Kemampuan Mengidentifikasi Unsur Cerita Pendek Dengan Media Animasi Anak Kelas V Di SD Plesungan 02 Gondangrejo Karanganyar. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (HalamaN Depan)
HALAMAN_DEPAN.pdf

Download (641kB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
BAB_I.pdf

Download (85kB)
[img] PDF (Bab II)
BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (169kB)
[img] PDF (Bab III)
BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (99kB)
[img] PDF (Bab IV)
BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (447kB)
[img] PDF (Bab V)
BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (14kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (62kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img]
Preview
PDF (Naskah Publikasi)
NASKAH_PUBLIKASI.pdf

Download (406kB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan mengidentifikasi unsur cerita pendek dengan media animasi pada siswa kelas V SD Negeri 02 Plesungan Gondangrejo Karanganyar tahun pelajaran 2013/2014 Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Plesungan 02 Gondangrejo Karanganyar, dengan jumlah siswa 16 terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Metode atau teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, wawancara, observasi, dan tes. Data yang diambil meliputi data hasil pengamatan keaktifan siswa dan data hasil belajar siswa yang kemudian dibandingkan. Validitas data menggunakan triangulasi data. Teknik analisis menggunakan teknik analisis kritis dan analisis komparatif. Data pra siklus menunjukkan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran 45%. Siswa yang mencapai KKM ada 43,75%. KKM mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah 6,5. Hal ini disebabkan oleh, (1) metode guru yang masih bersifat konvensional tanpa memberi kesempatan siswa untuk berapresiatif sastra (2) minat baca siswa yang rendah (3) siswa kurang aktif dalam pembelajaran, (4) siswa kurang mendapat perhatian, dan (5) guru tidak menggunakan media pembelajaran. Untuk mencari solusinya guru dan peneliti menerapkan metode demonstrasi dengan media animasi pada materi cerpen. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Siklus I dilaksanakan dengan animasi berjudul “Mencari Harta karun” Karya Rinanti Rahmayanti. Siklus II dengan animasi berjudul “Burung yang Malang” Karya Sophia Laily. Hasil penelitian siklus I keaktifan belajar siswa 62,5% dan hasil belajar siswa yang mencapai KKM 68,75%. Siklus II terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa menjadi 93,75%, kemudian hasil belajar siswa yang mencapai KKM juga meningkat menjadi 100%. Ditinjau dari hasil penelitian, maka penerapan media animasi dalam pembelajaran mengidentifikasi unsur cerita pendek dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: media animasi, keaktifan belajar siswa
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Depositing User: Ari Fatmawati
Date Deposited: 07 Apr 2014 08:48
Last Modified: 07 Apr 2014 08:48
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/28567

Actions (login required)

View Item View Item