Pemanfaatan Buah Siwalan (Borassus flabellifer Linn) Sebagai Bahan Dasar Yoghurt Dengan Konsentrasi Starter Dan Lama Fermentasi Yang Berbeda

Agestina, Dian Eka (2014) Pemanfaatan Buah Siwalan (Borassus flabellifer Linn) Sebagai Bahan Dasar Yoghurt Dengan Konsentrasi Starter Dan Lama Fermentasi Yang Berbeda. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman Depan)
03._Halaman_Depan.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
04._BAB_1.pdf

Download (97kB)
[img] PDF (Bab II)
05._BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (221kB)
[img] PDF (Bab III)
06._BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (179kB)
[img] PDF (Bab IV)
07._BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (301kB)
[img] PDF (Bab V)
08._BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (51kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
09._DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (88kB)
[img] PDF (Lampiran)
10._Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[img]
Preview
PDF (Naskah Publikasi)
02._Naskah_Publikasi.pdf

Download (944kB)

Abstract

Salah satu inovasi bahan dasar yoghurt adalah siwalan. Buah siwalan tua mengandung kadar gula sukrosa dan vitamin C yang tinggi sebagai olahan minuman yoghurt. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar vitamin C dan glukosa serta kualitas dan daya terima masyarakat pada yoghurt siwalan. Metode penelitian ini Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu volume starter (5 ml, 6 ml, dan 7 ml) dan faktor kedua lama fermentasi (4 jam, 6 jam, dan 8 jam) dengan ulangan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi starter dan lama fermentasi berpengaruh terhadap kadar vitamin C dan glukosa yoghurt siwalan. Kadar vitamin C tertinggi pada konsentrasi starter 7 ml dan lama fermentasi 8 jam (S3L3) sebanyak 3,34 %, sedangkan kadar vitamin C terendah konsentrasi starter 5 ml dan lama fermentasi 4 jam (S1L1) sebanyak 1,99%. Kadar glukosa tertinggi pada konsentrasi starter 7 ml dan lama fermentasi 8 jam (S3L3) sebanyak 21,30 %, sedangkan kadar glukosa terendah pada konsentrasi starter 5 ml dan lama fermentasi 4 jam (S1L1) sebanyak 7,56 %. Yoghurt siwalan memiliki warna putih pucat, rasa asam manis, aroma kurang sedap, kekentalan kurang kental dan mayoritas panelis suka rasanya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Yoghurt, Siwalan, Fermentasi, Vitamin C, Glukosa
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
Depositing User: Users 4402 not found.
Date Deposited: 04 Apr 2014 06:28
Last Modified: 04 Apr 2014 09:09
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/28517

Actions (login required)

View Item View Item