PENGARUH PENAMBAHAN GULA PASIR TERHADAP KADAR ALKOHOL DAN KADAR VITAMIN C PADA PEMBUATAN SARI BUAH BELIMBING MANIS (Averrhoa carambola) YANG DIFERMENTASIKAN

GALIH, ANDRIANA RENANING (2008) PENGARUH PENAMBAHAN GULA PASIR TERHADAP KADAR ALKOHOL DAN KADAR VITAMIN C PADA PEMBUATAN SARI BUAH BELIMBING MANIS (Averrhoa carambola) YANG DIFERMENTASIKAN. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img] PDF
J300050009.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (481kB)
[img]
Preview
PDF
J300050009.pdf

Download (317kB)

Abstract

Selama ini Belimbing manis tidak dimanfaatkan sepenuhnya hanya dimakan sebagai buah saja. Belimbing manis ini dapat dijadikan sari buah yang kemudian dapat difermentasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan gula pasir terhadap kadar alkohol dan kadar vitamin C pada pembuatan sari buah belimbing manis yang difermentasikan. Penelitian ini menurut jenisnya merupakan penelitian Eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 3 (tiga) penambahan gula pasir yaitu penambahan gula pasir 15%, 17,5% dan 20%. Kadar alkohol dianalisis dengan metode Steinkraus dan kadar vitamin C dianalisis dengan metode titrasi dengan iodium. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan uji One Way Anova. Hasil dari penelitian, Kadar alkohol sari buah belimbing manis yang difermentasikan dengan penambahan gula pasir 15%, 17,5% dan 20% adalah 1,5%, 3,5% dan 5,5%. Sedangkan Kadar vitamin C sari buah belimbing manis yang difermentasikan dengan penambahan gula pasir 15%, 17,5% dan 20% adalah 0,092%, 0,092% dan 0,070%. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Ada pengaruh penambahan gula pasir terhadap kadar alkohol, Semakin besar penambahan gula pasir kadar alkohol yang didapatkan semakin besar pula. (2) Ada pengaruh penambahan gula pasir terhadap kadar vitamin C, Semakin besar penambahan gula pasir kadar vitamin C yang didapatkan semakin kecil. Saran dalam penelitian ini adalah: (1) Apabila alkohol dalam sari buah ingin digunakan dilaboratorium perlu didestilasi terlebih dahulu agar kadar alkoholnya tinggi. (2) Digunakan penambahan gula pasir sekitar 10% karena kadar gula terlalu tinggi aktifitas khamir dapat terhambat. (3) Digunakan buah yang mengandung karbohidrat tinggi dalam fermentasi sari buah. Contoh: Pisang

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Buah belimbing manis, sari buah belimbing manis, fermentasi, kadar alkohol dan kadar vitamin C
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi D3
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 17 Jun 2009 07:52
Last Modified: 28 Feb 2011 05:24
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/2801

Actions (login required)

View Item View Item