HUBUNGAN STRESS PASCAMENOPAUSE DENGAN PERUBAHAN PERILAKU SOSIAL DI MASYARAKAT PADA IBU-IBU DI DESA TANJUNG KECAMATAN NGUTER KABUPATEN SUKOHARJO

RAMDHANNI , ARSYTA MEGA (2008) HUBUNGAN STRESS PASCAMENOPAUSE DENGAN PERUBAHAN PERILAKU SOSIAL DI MASYARAKAT PADA IBU-IBU DI DESA TANJUNG KECAMATAN NGUTER KABUPATEN SUKOHARJO. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img] PDF
J210040043.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (670kB)
[img]
Preview
PDF
J210040043.pdf

Download (85kB)

Abstract

Latar belakang: Jumlah wanita pascamenopause di Indonesia dari tahun ke tahun semakin bertambah. Wanita yang telah mengalami menopause, sering merasa tidak sempurna lagi sebagai wanita. Kondisi ini sering menimbulkan tekanan psikologis. Jika tekanan ini tidak diatasi akan berkembang menjadi stress yang berdampak buruk pada kehidupan sosial seorang wanita. Tujuan: Mengetahui hubungan antara stress pascamenopause dengan perubahan perilaku sosial di masyarakat pada ibu-ibu di Desa Tanjung Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo. Metode penelitian: Penelitian kuantitatif dengan metode korelasional, bersifat Deskriptif, dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Desa Tanjung, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo. Subyek penelitian dipilih secara multistage random sampling dengan jumlah sampel 58 responden. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner tertutup (closed question). Data yang terkumpul dianalisis dengan uji korelasi Kendall’s Tau. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan: (1) Stress pascamenopause dalam Kategori stress ringan yaitu sebesar (82,8%), perubahan perilaku sosial dalam kategori perilaku sosial baik (sosialisasi tinggi) sebesar (89,7%). (2) Ada hubungan antara stress pascamenopause dengan perubahan perilaku Sosial di masyarakat pada ibu-ibu di Desa Tanjung Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo. Hasil uji korelasi Kendall’s Tau sebesar (-0,320) dengan signifikansi p < (0,014< 0,05) terbukti signifikan pada taraf signifikansi 5%,t terletak antara 0,40-0,69 maka dapat dikatakan bahwa dengan korelasi sedang. Arah hubungan negatif. Semakin tinggi nilai stress pascamenopause, maka semakin rendah nilai perubahan perilaku sosial yang berarti semakin berat stress pascamenopause, maka semakin buruk perubahan perilaku sosialnya, atau sebaliknya.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: stress pascamenopause, perubahan perilaku sosial.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan
Depositing User: Edy Suparno
Date Deposited: 16 Jun 2009 02:18
Last Modified: 01 Mar 2011 04:28
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/2714

Actions (login required)

View Item View Item