Pengaruh Air Hujan Pada Proses Pemadatan Di Lapangan Terhadap Campuran Asphalt Concrete

Pamungkas, Rudi Septian Rahmat (2013) Pengaruh Air Hujan Pada Proses Pemadatan Di Lapangan Terhadap Campuran Asphalt Concrete. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman Depan)
Halaman_Depan.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
BAB_1.pdf

Download (113kB)
[img] PDF (Bab II)
BAB_2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (63kB)
[img] PDF (Bab III)
BAB_3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (641kB)
[img] PDF (Bab IV)
BAB_4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Bab V)
BAB_5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (827kB)
[img] PDF (Bab VI)
BAB_6.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (52kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
Daftar_Pustaka.pdf

Download (7kB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (562kB)
[img]
Preview
PDF (Naskah Publikasi)
Naskah_Publikasi.pdf

Download (622kB)

Abstract

Indonesia merupakan salah satu Negara yang menggunakan aspal sebagai bahan pengikat atau sering disebut perkerasan lentur. Selain itu Indonesia memiliki dua musim yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Kedua musim ini sangat mempengaruhi proses pemadatan campuran di lapangan. Realita di lapangan masih sering dijumpai proses pemadatan yang tetap dilanjutkan meskipun hujan sudah turun mengenai campuran aspal yang dipadatkan. Sehingga sering dijumpai lapisan aus aspal yang cepat rusak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik AC-WC dan kepadatan yang dicapai jika pada saat proses pemadatan terkena air. Pemadatan dilakukan dengan menggunakan alat pemadat roller slab (APRS) yang memiliki sistem kerja pemadatan dengan cara digilas dimodifikasi dengan alat simulasi air hujan sebagai pengaruh air hujan. Alat tersebut merupakan alat yang dikembangkan di Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta. Variasi penyiraman air dilakukan sepanjang 15, 30 dan 45 lintasan dengan 4 jumlah benda uji pada setiap variasi penyiraman. Secara keseluruhan nilai karakteristik campuran AC-WC untuk VFWA, VITM dan Marshall Quotient mengalami penurunan dibawah spesifikasi umum bina marga 2010. Sedangkan nilai stabilitas, flow dan VMA masih berada dalam batas yang diijinkan spesifikasi umum bina marga 2010. Nilai kepadatan disetiap variasi jumlah lintasan yang terkena air dapat diketahui dengan persamaan Y=-0,0029X+2,2607. Dari persamaan tersebut diperoleh kepadatan 2,27gr/cm3 untuk kepadatan tanpa terkena air dan 2,22gr/cm3, 2,17gr/cm3 dan 2,13gr/cm3 untuk kepadatan yang terkena air, masing-masing variasi lintasan yang terkena air selama 15, 30 dan 45 lintasa

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Asphalt concrete, Karakteristik marshall, Kepadatan, Pengaruh air
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Ari Fatmawati
Date Deposited: 18 Dec 2013 08:23
Last Modified: 18 Dec 2013 08:23
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/27105

Actions (login required)

View Item View Item