Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kasus Post Fraktur Trochantor Mayor Dextra Dengan Metode Terapi Latihan Di RS PKU Muhammadiyah Yogyakatra

Sabudin, Dani (2013) Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kasus Post Fraktur Trochantor Mayor Dextra Dengan Metode Terapi Latihan Di RS PKU Muhammadiyah Yogyakatra. Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman Depan)
03._HALAMAN_DEPAN.pdf

Download (741kB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
04._BAB_I.pdf

Download (22kB)
[img] PDF (Bab II)
05._BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (568kB)
[img] PDF (Bab III)
06._BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (195kB)
[img] PDF (Bab IV)
07._BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Bab V)
08._BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
09._DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (12kB)
[img] PDF (Lampiran)
10._LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (273kB)
[img]
Preview
PDF (Naskah Publikasi)
02._NASKAH_PUBLIKASI.pdf

Download (957kB)

Abstract

Latar Belakang : Fraktur adalah setiap retak atau patah pada tulang yang utuh. Kebanyakan fraktur disebabkan oleh trauma dimana terdapat tekanan yang berlebihan pada tulang, baik berupa trauma langsung dan trauma tidak langsung (Sjamsuhidajat & Jong, 2005). Rumusan masalah : Apakah ada manfaat penatalaksanaan fisioterapi pada kondisi post fraktur trochantormayor dextra dalam menurunkan nyeri, meningkatkan LGS, meningkatkan kekuatan otot dan aktivitas fungsional? TUJUAN: Untuk mengetahui tentang manfaat penatalaksanaan fisioterapi pada kondisi post fraktur trochantor mayor Dextra dengan Terapi Latihan. Hasil : setelah Pasien dengan diagnosa paska operasi fraktur trochantor mayor dextra setelah mendapatkan penganganan fisioterapi sebanyak 6 kali dengan modalitas terapi latihan berupa static contraction, relaxed pasif, active movement, dan ressited active movement yang dioidifikasi serta latihan transfer dan ambulansi, dapat disimpulkan sebagai berikut: Terjadi penurunan nyeri tekan gerak dan hilangnya nyeri diam, Terjadi peningkatan Lingkup Serak Sendi HIP,Terjadi penurunan oedem, Terjadi peningkatan kekuatan otot, terjadi peningkatan pada aktivitas fungsional Kesimpulan :Terapi latihan dapat mengurangi nyeri, meningkatkan kekuatan otot, meningkatkan LGS knee dan meningkatkan kemampuan fungsional.

Item Type: Karya ilmiah (Diploma)
Uncontrolled Keywords: fraktur trochantor mayor, terapi latihan
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Fisioterapi D3
Depositing User: Users 10 not found.
Date Deposited: 21 Nov 2013 11:38
Last Modified: 21 Nov 2013 11:53
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/26853

Actions (login required)

View Item View Item