Representasi Pendidikan Karakter Nasionalisme Dan Kerja Keras Pada Tokoh Martini-Kusnadi Dalam Film “Cerita Dari Tapal Batas” (Analisis Semiotik untuk Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan)

Kuncoro, Fajar Tri (2013) Representasi Pendidikan Karakter Nasionalisme Dan Kerja Keras Pada Tokoh Martini-Kusnadi Dalam Film “Cerita Dari Tapal Batas” (Analisis Semiotik untuk Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman Depan)
3_HALAMAN_DEPAN.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
4_BAB_I.pdf

Download (54kB)
[img] PDF (Bab II)
5_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (138kB)
[img] PDF (Bab III)
6_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (57kB)
[img] PDF (Bab IV)
7_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (830kB)
[img] PDF (Bab V)
8_BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (21kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
9_DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (22kB)
[img] PDF (Lampiran)
10_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img]
Preview
PDF (Naskah Publikasi)
2_NASKAH_PUBLIKASI_ILMIAH.pdf

Download (653kB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pendidikan karakter nasionalisme dan kerja keras pada tokoh Martini-Kusnadi dalam film Cerita dari Tapal Batas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan metode penelitian yang digunakan adalah teori semiotika Roland Barthes. Semiotika Roland Barthes sebagai pisau analisis mengkaji makna dari suatu tanda, yaitu tanda dasar dan umum yang dikembangkan menjadi teori denotasi dan konotasi. Denotasi merupakan makna yang tetap, sedangkan konotasi sebagai makna yang bervariasi. Semiotika Roland Barthes mengkaji tanda-tanda yang selanjutnya dipengaruhi oleh mitos-mitos dan kebudayaan yang berlaku di kehidupan masyarakat sehari-hari. Menurut Barthes, mitos terletak pada tingkatan kedua penandaan, jadi setelah terbentuk sistem tanda-penanda-petanda. Tanda tersebut akan menjadi penanda baru yang akan memiliki petanda kedua dan membentuk tanda baru. Konstruksi penandaan pertama adalah bahasa, sedangkan konstruksi penandaan kedua adalah mitos. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat gambaran pendidikan karakter nasionalisme dan kerja keras pada tokoh Martini dan Kusnadi dalam film Cerita dari Tapal Batas. Tokoh Martini dan Kusnadi dalam film ini menggambarkan sosok yang memiliki karakter nasionalisme dalam dirinya dengan dibuktikan adanya rasa cinta tanah air, rasa bangga menjadi warga negara Indonesia, semangat bela negara, dan mengakui (menghargai) keanegaragaman bangsa Indonesia maupun bangsa lain. Keterbatasan dan kurangnya perhatian dari pemerintah, tidak membuat rasa kebangsaan keduanya berkurang. Kemudian, kedua tokoh ini juga menggambarkan seseorang yang memiliki karakter kerja keras. Hal ini dapat dibuktikan adanya sikap bekerja dengan ikhlas, melebihi target kerja yang ada, dan produktif. Film Cerita dari Tapal Batas dapat digunakan sebagai media pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan sekaligus referensi bagi pelaksanaan pendidikan karakter khususnya karakter nasionalisme dan kerja keras.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Karakter Nasionalisme dan Kerja Keras, Tokoh Martini dan Kusnadi, Film Cerita dari Tapal Batas, Pembelajaran PKn
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Kewarganegaraan
Depositing User: Users 10 not found.
Date Deposited: 01 Nov 2013 07:23
Last Modified: 01 Nov 2013 07:33
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/26575

Actions (login required)

View Item View Item