Tinjauan Kuat Geser Balok Beton Sederhana dengan Sengkang Kombinasi Antara Sengkang “Alternatif” dan Sengkang Model “U” Atau “n” yang Dipasang Secara Miring Sudut Tiga Puluh Derajat

Sutrisno, Bambang (2013) Tinjauan Kuat Geser Balok Beton Sederhana dengan Sengkang Kombinasi Antara Sengkang “Alternatif” dan Sengkang Model “U” Atau “n” yang Dipasang Secara Miring Sudut Tiga Puluh Derajat. Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman Depan)
HALAMAN_DEPAN.pdf

Download (5MB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
BAB_I.pdf

Download (64kB)
[img] PDF (Bab II)
BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (77kB)
[img] PDF (Bab III)
BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (150kB)
[img] PDF (Bab IV)
BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (36MB)
[img] PDF (Bab V)
BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] PDF (Bab VI)
BAB_VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (16kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (9kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (65MB)
[img]
Preview
PDF (Naskah Publikasi)
NASKAH_PUBLIKASI_ILMYAH.pdf

Download (531kB)

Abstract

Beton bertulang memerlukan penulangan berupa penulangan lentur dan geser. Penulangan lentur dipakai untuk menahan momen lentur, sedangkan penulangan geser (sengkang) digunakan untuk menahan beban geser. Umumnya bagian tulangan sengkang yang berfungsi menahan beban geser adalah arah vertikal, sedangkan arah horisontal tidak diperhitungkan menahan beban gaya yang terjadi pada balok. Bagian tulangan sengkang arah vertikal mencegah terbelahnya balok akibat adanya geser. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji tentang kekuatan sengkang kombinasi antara sengkang “alternatif” dan sengkang model “u” atau “n” dan membandingkan dengan kekuatan sengkang konvensional yang dipasang secara miring sudut 30°. Penelitian ini bertujuan mengetahui: beban geser maksimal, kuat geser, dan besar perbedaannya antara sengkang konvensional dan sengkang kombinasi antara sengkang “alternatif” dan sengkang model “u” atau “n” yang dipasang secara miring sudut 30° pada konstruksi balok beton sederhana. Penelitian dilaksanakan dalam 5 tahap yaitu: tahap persiapan bahan-bahan dan alat-alat penelitian, pemeriksaan kualitas bahan-bahan penelitian, penyediaan benda uji, tahap pengujian kuat tekan beton dan kuat geser sengkang balok beton bertulang; serta tahap analisis dan pembahasan. Lokasi penelitian adalah di Laboratorium Bahan Bangunan di Prodi Teknik Sipil FT UMS. Total sampel benda uji yang dibuat sejumlah 20 buah, tiap variasi dibuat 2 sampel. Variasi tersebut menggunakan spasi sengkang 75 mm dan 100 mm, ukuran balok lebar 15 cm dan tinggi 20 cm, dengan bentang balok 100 cm. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa ada perbedaan kuat geser antara tulangan sengkang konvensional dan tulangan sengkang kombinasi antara sengkang “alternatif” dan sengkang model “u” atau “n” yang dipasang secara miring sudut 30°, yaitu selisih kuat geser maksimal berkisar berkisar antara 19,21% - 40,85% untuk spasi sengkang 75 mm dan 14,10% - 19,72% untuk spasi sengkang 100 mm. Secara umum dapat dinyatakan bahwa sengkang konvensional lebih kuat bila dibandingkan dengan sengkang kombinasi antara sengkang “alternatif” dan sengkang model “u” atau “n”.

Item Type: Karya ilmiah (Diploma)
Uncontrolled Keywords: kuat geser, sengkang kombinasi, sengkang konvensional
Subjects: T Technology > TH Building construction
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Users 1514 not found.
Date Deposited: 24 Oct 2013 07:45
Last Modified: 24 Oct 2013 07:45
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/26509

Actions (login required)

View Item View Item