PRARANCANGAN PABRIK ASAM LEMAK DARI MINYAK SAWIT KAPASITAS 80.000 TON/TAHUN

Sulistyono , Indra (2008) PRARANCANGAN PABRIK ASAM LEMAK DARI MINYAK SAWIT KAPASITAS 80.000 TON/TAHUN. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
D500030075.pdf

Download (184kB)
[img] PDF
D500030075.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Indonesia merupakan Negara kaya akan kelapa sawit, namun pemanfaatannya sampai saat ini masih terbatas hanya dikonsumsi minyaknya untuk keperluan rumah tangga. Bertolak dari ini maka timbul pemikiran untuk mendirikan pabrik asam lemak dari minyak kelapa sawit yang direncanakan berlokasi di daerah Tanjung Tabalong-Kalimantan Selatan dengan luas 1,5 Ha. Ternyata asam lemak mempunyai nilai jual yang lebih tinggi, selain itu diharapkan dengan berdirinya pabrik ini dapat memacu pertumbuhan industri lain sehingga mengurangi pengangguran dan menambah devisa Negara. Asam lemak dibuat dengan jalan mereaksikan minyak kelapa sawit dengan air yang telah didemineralisasi pada suhu 250oC dan tekanan 29 atm di dalam reaktor, reaktor yang digunakan reaktor plug flow (alir pipa). Reaksi tersebut bersifat endotermis sehingga diperlukan pemanasan untuk menjaga suhu tetap. Kemudian dilakukan pemisahan terhadap produk yang diinginkan (asam lemak) dengan produk samping (gliserol) di dalam dekanter. Hasil kedua produk tersebut disimpan dalam tangki dan siap untuk dipasarkan. Pabrik ini digolongkan pabrik beresiko rendah karena kondisi operasi normal. Kebutuhan minyak sawit sebanyak 10.600,9369 kg per jam atau 91.592,0948 ton per tahun dan air sebanyak 32.401,7463 kg per jam atau 279.951,088 ton per tahun. Produk berupa asam lemak sebanyak 10.101,0101 kg per jam dan Gliserol sebanyak 1.187,0775 kg per jam. Sedangkan dari unit utilitas memerlukan air untuk pendingin 622.633,82 kg per jam, air untuk steam 51.475,3250 kg per jam, air untuk hidran 31.674,5596 kg per jam, air untuk rumah tangga dan perkantoran 1500 kg per jam, kebutuhan listrik diperoleh dari PLN dan satu buah generator set sebesar 600 kW sebagai cadangan, dan bahan bakar sebanyak 4,27603 liter per jam. Pabrik ini didirikan di Tanjung Tabalong-Kalimantan Selatan dengan luas tanah 20.000 m2 dan jumlah karyawan 102 orang. Untuk mendirikan pabrik ini memerlukan fixed capital sebesar Rp 96.514.542.335 dan working capital Rp 287.643.022.147,94. Dari hasil kelayakan ekonomi diperoleh keuntungan sebelum pajak Rp 80.139.871.636,08 setelah dipotong pajak 30% keuntungan mencapai Rp 24.041.961.490,82 per tahun. Percent Return On Investment (ROI) sebelum pajak 83,03% dan sesudah pajak 58,12%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak 1,07 tahun dan sesudah pajak 1,47 tahun. Break Even Point (BEP) 46,05% dan Shut Down Point (SDP) 37,67%. Discounted Cash Flow (DCF) 30,853%. Dari data analisis kelayakan di atas disimpulkan, bahwa pabrik ini menguntungkan dan layak untuk didirikan.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pabrik asam lemak, minyak kelapa sawit
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Kimia
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 13 Jun 2009 04:55
Last Modified: 22 Feb 2011 04:05
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/2635

Actions (login required)

View Item View Item