Hubungan Antara Faktor Somatik, Psikososial,Dan Sosio-Kultur Dengan Kejadian Skizofrenia Di Instalasi Rawat Jalan Rsjd Surakarta

LAKSONO UTOMO, TUNJUNG and , HM. Abi Muhlisin, SKM, M.Ke p and , Noor Alis., Setiyabudi, .KM., M.KM (2013) Hubungan Antara Faktor Somatik, Psikososial,Dan Sosio-Kultur Dengan Kejadian Skizofrenia Di Instalasi Rawat Jalan Rsjd Surakarta. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN_DEPAN.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
PDF (BAB I)
BAB_I.pdf

Download (312kB)
[img] PDF (BAB II)
BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (325kB)
[img] PDF (BAB III)
BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (454kB)
[img] PDF (BAB IV)
BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (254kB)
[img] PDF (BAB V)
BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (255kB)
[img] PDF (BAB VI)
BAB_VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (160kB)
[img]
Preview
PDF (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (157kB)
[img] PDF (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (857kB)
[img]
Preview
PDF (NASKAH PUBLIKASI)
NASKAH_PUBLIKASI.pdf

Download (594kB)

Abstract

Skizofrenia adalah suatu penyakit otak persisten dan serius yang mengakibatkan perilaku psikotik, pemikiran konkret, dan kesulitan dalam memproses informasi, hubungan interpersonal, serta dalam memecahkan masalah. Faktor yang mempengaruhi gangguan jiwa ada berbagai macam, yaitu diantaranya karena faktor somatik (keturunan, cacat kongenital, faktor jasmaniah, kehilangan fisik, patologi otak, penyakit dan cacat dari lahir), faktor psikososial (trauma di masa kecil, deprivasi parental, hubungan keluarga yang patogenik, struktur keluarga yang kurang harmonis, kekecewaan dan pengalaman yang menyakitkan, stress berat) dan faktor kultur-sosial (cara mendidik anak dan nilai norma). Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara faktor somatik, psikososial, dan sosio-kultur dengan kejadian skizofrenia di IRJ RSJD Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah adalah satu keluarga pasien skizofrenia maupun bukan skizofrenia yang memeriksakan diri ke Instalasi Rawat Jalan RSJD Surakarta dan sampel penelitian sebanyak 92 orang. Instrumen penelitian adalah kuesioner dan data rekam medis, sedangkan teknik analisis data adalah chisquare. Kesimpulan penelitian adalah : (1) Tingkat pendidikan keluarga menunjukkan distribusi tertinggi adalah SD sebanyak 35 responden (38%) dan perguruan tinggi sebanyak 5 responden (5,4%), (2) ada hubungan antara faktor somatik dengan adanya kejadian Skizofrenia di IRJ RSJD Surakarta (p-value = 0,004) dan faktor somatik beresiko 6 kali terkena skizofrenia daripada yang bukan karena faktor somatik (OR = 6,118), (3) ada hubungan antara faktor psikososial dengan adanya kejadian Skizofrenia di IRJ RSJD Surakarta (p-value = 0,000) dan faktor psikososial beresiko 51 kali terkena skizofrenia daripada yang bukan karena faktor psikososial (OR = 50,556), (4) ada hubungan antara faktor kultur-sosial dengan adanya kejadian Skizofrenia di IRJ RSJD Surakarta (p-value = 0,040) dan faktor kultur-sosial beresiko 3 kali terkena skizofrenia daripada yang bukan karena faktor kultur-sosial (OR = 3,454).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: somatik, psiko sosial, sosio kultur, kejadian skizofrenia
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan
Depositing User: Users 1514 not found.
Date Deposited: 16 Sep 2013 10:53
Last Modified: 02 Jun 2016 00:14
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/25973

Actions (login required)

View Item View Item