DINAMIKA KONSEP DIRI PADA NARAPIDANA MENJELANG BEBAS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN SRAGEN

Novianto , Prasetyo (2008) DINAMIKA KONSEP DIRI PADA NARAPIDANA MENJELANG BEBAS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN SRAGEN. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
F100040136.pdf

Download (154kB)
[img] PDF
F100040136.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika konsep diri pada narapidana menjelang bebas. Pertanyaan penelitian dalam penelitian ini yaitu: Apakah narapidana menjelang bebas memiliki konsep diri yang positif atau negatif, serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya, karena secara tidak langsung akan dapat mempengaruhi kesiapan narapidana dalam kembali ke masyarakat. Mengetahui akibat apabila yang muncul adalah konsep diri negatif, khususnya pada kondisi mental narapidana menjelang bebas yaitu kecemasan dalam menghadapi masa depan dan kecenderungan depresi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah lima orang, dalam menentukan sampel terlebih dahulu dilakukan pengambilan data di Lembaga Pemasyarakatan Sragen yaitu berupa daftar narapidana yang menjelang bebas dan tidak tergolong resedivis, narapidana yang tergolong resedivis tidak termasuk dalam kriteria subjek penelitian, karena penulis berasumsi bahwa narapidana yang tergolong resedivis atau sudah lebih dari sekali menjadi narapidana pada dasarnya telah memiliki konsep diri yang negatif, dan telah mengenal situasi dan kondisi di dalam lapas, sehingga tidak akan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kondisi psikologis pada narapidana. Penelitian ini menggunakan metode kwalitatif, dengan metode pengumpulan data yaitu tes dan wawancara. Tes yang di sajikan adalah tes SSCT (Sacks Sentence Completion Test) yang merupakan salah satu alat tes kepribadian, digunakan sebagai screening awal untuk mengungkap konsep diri pada narapidana menjelang bebas, sekaligus digunakan sebagai alat pengumpul data pada subjek yang digunakan dalam penelitian. Metode pengumpulan data berikutnya yaitu wawancara, dalam penyusunan pedoman wawancara mengacu pada pertanyaan penelitian dan landasan teori. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu, semua subjek narapidana yang menjelang bebas memiliki konsep diri positif, namun memiliki kemantapan konsep diri serta dinamika konsep diri yang berbeda-beda berdasarkan faktor-faktor yang mempengeruhi. Konsep diri mengalami dinamika, atau bersifat dinamis dan bisa berubah serta berkembang, karena pengaruh dari kematangan (maturation), lingkungan, serta karena faktor belajar.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Konsep Diri, Narapidana Menjelang Bebas, Lembaga Pemasyarakatan
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 12 Jun 2009 02:40
Last Modified: 16 Nov 2010 22:22
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/2524

Actions (login required)

View Item View Item