HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KONFLIK MENANTU MERTUA PADA MENANTU PEREMPUAN YANG TINGGAL SERUMAH DENGAN IBU MERTUA

Cahya , Aprilia Putri Dwi (2008) HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KONFLIK MENANTU MERTUA PADA MENANTU PEREMPUAN YANG TINGGAL SERUMAH DENGAN IBU MERTUA. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
F100040104.pdf

Download (255kB)
[img] PDF
F100040104.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (533kB)

Abstract

Menantu perempuan yang tinggal dengan ibu mertua rentan mengalami konflik. Hal tersebut bisa saja dikarenakan menantu dan mertua cinderung memiliki perbedaan karakter, mereka sering kali mempertahankan ego masing-masing dan tidak dapat mengontrol emosi. Faktor yang berperan penting terhadap konflik menantu mertua salah satunya adalah kecerdasan emosional.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan konflik menantu mertua. Hipotesis yang diajukan adalah : ada hubungan negatif antara kecerdasan emosional dengan konflik menantu mertua. Populasi dalam penelitian ini adalah menantu perempuan yang tinggal serumah dengan ibu mertua, yang tingga di Desa Bringan, Kec. Bringin, Kab. Semarang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive non random sampling, jumlah sampel keseluruhan sebanyak 60 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dua skala yang terdiri dari skala kecerdasan emosional dan skala konflik menantu mertua. Berdasarkan hasil analisis korelasi product moment diperoleh hasil korelasi rxy sebesar -0,472 dengan p < 0,01 yang berarti ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara variabel kecerdasan emosional dengan konflik menantu mertua. Semakin tinggi kecerdasan emosional maka semakin rendah konflik menantu mertua. Peranan atau sumbangan kecerdasan emosional terhadap konflik menantu mertua sebesar 22,3% yang berarti masih terdapat 77,7% faktor-faktor lain yang mempengaruhi konflik menantu mertua di luar variabel kecerdasan emosional, seperti kesalahpahaman, serta beberapa faktor yang berasal dari dalam keluarga sendiri, seperti persepsi terhadap anggota keluarga yang lain dan kondisi ekonomi serta hubungan timbal balik antar pihak. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara kecerdasan emosional dengan konflik menantu mertua.Artinya semakin tinggi kecerdasan emosional pada menantiu perempuan maka semakin rendah konflik menantu mertua.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kecerdasan emosional, konflik menantu mertua
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 12 Jun 2009 02:19
Last Modified: 16 Nov 2010 22:24
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/2520

Actions (login required)

View Item View Item