Peningkatan Kemampuan Penalaran dan Komunikasi Siswa Pada Sub Pokok Bangun Ruang Sisi Datar Melalui Pembelajaran Problem Solving (PTK Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Banyudono Tahun Ajaran 2012/2013)

Andayani, Wening (2013) Peningkatan Kemampuan Penalaran dan Komunikasi Siswa Pada Sub Pokok Bangun Ruang Sisi Datar Melalui Pembelajaran Problem Solving (PTK Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Banyudono Tahun Ajaran 2012/2013). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman Depan)
03._Halaman_Depan.pdf

Download (748kB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
04._BAB_I.pdf

Download (100kB)
[img] PDF (Bab II)
05._BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (174kB)
[img] PDF (Bab III)
06._BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (184kB)
[img] PDF (Bab IV)
07._BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (547kB)
[img] PDF (Bab V)
08._BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (146kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
09._DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (151kB)
[img] PDF (Lampiran)
10._Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)
[img]
Preview
PDF (Naskah Publikasi)
02._Naskah_Publikasi.pdf

Download (417kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penalaran dan komunikasi matematika siswa dengan strategi pembelajaran problem solving. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII D SMP N 1 Banyudono yang berjumlah 31 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, catatan lapangan, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan metode alur yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan kemampuan penalaran dan komunikasi matematika siswa dengan menggunakan strategi problem solving, hal ini dapat dilihat dari indikator peningkatan kemampuan penalaran matematika siswa dari sebelum dilakukan tindakan pada kemampuan 1) siswa mampu mengajukan dugaan sebesar (13,33%) dan setelah dilakukan tindakan menjadi (66,67%), 2) siswa mampu menyatakan kalimat matematika secara tulisan, lisan dan gambar sebelum tindakan sebesar (19,35%) setelah tindakan putaran III menjadi (80%), 3) siswa dapat menarik kesimpulan sebelum dilakukan tindakan kelas sebesar (10%) dan setelah putaran III sebesar (66,67%) dan indikator kemampuan komunikasi matematika siswa yaitu, 1) siswa mampu menyampaikan ide sebelum tindakan sebesar (12,9%) pada putaran III menjadi (66,67%), 2) siswa mampu membuat dan menjawab pertanyaan sebelum tindakan sebesar (12.9%) setelah putran III mnejadi (73,33%), 3) siswa mampu mempresentasikan jawaban didepan kelas sebelum tindakan sebesar ( 20%) setelah putaran III menjadi (66,67%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengam menggunakan strategi pembelajaran problem solving dapat meningkatkan kemampuan penalaran dan komunikasi matematika siswa.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Penalaran Matematika, Komunikasi Matematika, Problem Solving
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika
Depositing User: Users 1514 not found.
Date Deposited: 18 Jul 2013 06:10
Last Modified: 18 Jul 2013 06:16
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/24897

Actions (login required)

View Item View Item