Kualitas Es Krim Gembili (Dioscorea esculenta Lour.) Dengan Penambahan Daun Bayam Merah (Alternanthera amoena Voss)

Kusumawati, Aditya (2013) Kualitas Es Krim Gembili (Dioscorea esculenta Lour.) Dengan Penambahan Daun Bayam Merah (Alternanthera amoena Voss). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman Depan)
03._HALAMAN_DEPAN.pdf

Download (946kB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
04._BAB_I.pdf

Download (147kB)
[img] PDF (Bab II)
05._BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (644kB)
[img] PDF (Bab III)
06._BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (419kB)
[img] PDF (Bab IV)
07._BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (837kB)
[img] PDF (Bab V)
08._BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (84kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
09._DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (200kB)
[img] PDF (Lampiran)
10._LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img]
Preview
PDF (Naskah Publikasi)
02._NASKAH_PUBLIKASI.pdf

Download (1MB)

Abstract

Gembili (Dioscorea esculenta L.) memiliki kandungan protein, lemak, kalsium, fosfor, vitamin B, vitamin C dan karbohidrat yang mengandung banyak inulin yang berfungsi sebagai prebiotik. Gembili berprebiotik ini akan dimanfaatkan untuk bahan pembuatan es krim. Es Krim merupakan hasil olahan yang berupa produk pangan beku. Untuk meningkatkan daya tarik masyarakat maka es krim gembili akan diberi pewarna. Pewarna yang digunakan adalah daun bayam merah (Alternanthera amoena Voss) sebagai pewarna alami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas es krim gembili dengan penambahan daun bayam merah. Kualitas es krim gembili ditinjau dari nilai overrun (pengembangan), kecepatan meleleh dan uji organoleptik. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperiman menggunakan two way anova. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktor, faktor pertama yaitu perlakuan gembili yaitu tanpa gembili (G0), gembili 100%g (G1), gembili 75% (G2), gembili 50% (G3), gembili 25% (G4) dan faktor kedua yaitu daun bayam merah yaitu 0 g (M0), 5 g (M1), 10 g (M2 dan 15 g (M3) dengan 2 kali ulangan. Gembili pada overrun mempunyai Fhitung 23,22 sehingga Fhitung > Ftabel, yaitu 23,22>2,87, maka Ho ditolak. Gembili pada kecepatan meleleh mempunyai Fhitung 67,40 sehingga Fhitung > Ftabel, yaitu 67,40>2,87, maka Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa gembili berpengaruh terhadap overrun dan kecepatan meleleh. Perbedaan nyata overrun pada G2M3, kecepatan meleleh pada G4M0. Hasil uji organoleptik terbaik pada (G2M3) uji pembeda dengan warna ungu kemerahan; aroma sangat sedap; rasa manis; tekstur lembut; dan uji penerima yaitu daya terima masyarakat yang tinggi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: gembili, daun bayam merah, es krim.
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
Depositing User: Ari Fatmawati
Date Deposited: 05 Jul 2013 12:26
Last Modified: 05 Jul 2013 12:30
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/24639

Actions (login required)

View Item View Item