MINAT BELAJAR ANAK JALANAN (Studi Kasus Anak Jalanan di Pondok Pesantren Muhammadiyah Ahmad Dahlan Yogyakarta terhadap Sekolah Formal)

Mustikasari , Rahmi (2008) MINAT BELAJAR ANAK JALANAN (Studi Kasus Anak Jalanan di Pondok Pesantren Muhammadiyah Ahmad Dahlan Yogyakarta terhadap Sekolah Formal). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
F100020173_-_G000040044.pdf

Download (220kB)
[img] PDF (Full Text)
F100020173_-_G000040044.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

MINAT BELAJAR ANAK JALANAN (Studi Kasus tentang Penolakan Anak Jalanan di Pondok Pesantren Muhammadiyah Ahmad Dahlan Yogyakarta terhadap Sekolah Formal) Pendidikan adalah permasalahan besar yang menyangkut nasib dan masa depan bangsa dan negara. Masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan semakin meningkat, keluarga jalanan dan anak jalanan menjadi masalah sosial yang menonjol di perkotaan, anak-anak putus sekolah pada semua jenjang pendidikan makin bertambah. Anak jalanan mengalami nasib yang sangat memprihatinkan, harus bekerja membanting tulang sejak usia dini dan tidak dapat mengikuti pelajaran seperti halnya anak-anak lain. Kondisi seperti itu menjadikan lembaga-lembaga tertentu untuk mendirikan sekolah-sekolah informal untuk anak jalanan tersebut. Namun demikian jalur itu terdapat hambatan, yaitu sekolah informal tidak memberikan ijazah. Hal ini menghambat bagi anak jalanan untuk meneruskan pendidikan di lain tempat atau yang lebih tinggi. Pondok Pesantren Muhammadiyah (PPM) Ahmad Dahlan Yogyakarta membuka peluang bagi anak jalanan agar tidak tertinggal dengan teman-teman sebaya. Tujuannya agar anak jalanan yang dibina dapat kembali ke kehidupan normatif, salah satunya dengan sekolah. Ketika banyak yang mengeluh karena faktor ekonomi yang menyebabkan angka putus sekolah yang tinggi, anak jalanan di PPM Ahmad Dahlan ini tetap tidak bersekolah padahal semua biaya dipenuhi oleh pihak pondok. Karena itu peneliti tertarik untuk mengungkap bagaimana kehidupan anak jalanan tersebut?, bagaimana pembinaan di PPM Ahmad Dahlan Yogyakarta?, dan bagaimana minat belajar di sekolah formal?. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan dinamika minat belajar anak jalanan di PPM Ahmad Dahlan Yogyakarta terhadap sekolah formal. Subjek penelitian ini diambil secara purposive sampling sebanyak tiga orang yang terdaftar sebagai anak binaan di PPM Ahmad Dahlan Yogyakarta. Peran peneliti dalam penelitian ini sebagai pengamat non partisipan yang status kehadirannya diketahui oleh subjek penelitian. Sumber data yang berupa kata-kata yang dikumpulkan menggunakan metode wawancara dengan pedoman wawancara serta data yang berupa tindakan subjek dan lokasi sekitar subyek dan lokasi sekitar subjek dikumpulkan dengan metode observasi dan dilengkapi dengan data dokumentasi berupa foto dalam salah satu aktivitas subjek di PPM Ahmad Dahlan Yogyakarta. Metode analisis yang digunakan yaitu eksploratif-deskriptif. Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa minat belajar anak jalanan di PPM Ahmad Dahlan Yogyakarta terhadap sekolah formal, Anak jalanan tersebut masih melakukan kegiatan belajar meski menolak sekolah formal. Semuanya dilihat dari kehidupan anak jalanan, pembinaan di PPM Ahmad Dahlan Yogyakarta, minat belajar di sekolah formal.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : minat belajar, anak jalanan, sekolah formal.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 10 Jun 2009 08:27
Last Modified: 23 Apr 2011 02:57
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/2421

Actions (login required)

View Item View Item