HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES KERJA DENGAN KINERJA PADA SOPIR TAKSI

Ariandi , Fajar (2008) HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES KERJA DENGAN KINERJA PADA SOPIR TAKSI. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
F100020038.pdf

Download (71kB)
[img] PDF
F100020038.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (71kB)

Abstract

Tuntutan akan kinerja yang tinggi memang sudah menjadi bagian dari semua perusahaan. Peranan sumber daya manusia dalam suatu perusahaan sangat menentukan arah kehidupan perusahaan. Setiap sopir taksi dalam usaha mencapai tujuan perusahaan tidak bisa melepaskan diri dari stres. Manusia akan cenderung mengalami stres apabila ia kurang mampu mengadaptasikan keinginan dengan kenyataan yang ada, baik kenyataan yang ada di dalam maupun di luar dirinya. Ketidakmampuan untuk melawan keterbatasan inilah yang akan menimbulkan frustrasi, konflik, gelisah, dan rasa bersalah yang merupakan dasar dari stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres kerja dengan kinerja pada sopir taksi. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara tingkat stres kerja dengan kinerja pada sopir taksi. Subyek dalam penelitian ini adalah sopir taksi pada Koperasi Serba Usaha Pataga Taksi di Yogyakarta sebanyak 50 orang. Alat ukur yang digunakan sebagai instrument utama pengumpulan data adalah skala stres kerja dan dokumentasi perusahaan. Perhitungan untuk menguji hipotesis dilakukan dengan dua teknik, antara lain sebaran frekuensi dan histogram dimana akan membuat suatu tabel sebaran frekuensi dari data variabel yang telah direkam. Tabel sebaran frekuensi yang dilaporkan ditampilkan satu demi satu variabel dan data dikelompokkan dalam 5 interval, serta teknik analisis product moment dari pearson dengan bantuan komputer seri program statistik (SPS-2000). Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar -0,244 dengan p sebesar 0,085, karena hipotesis yang digunakan berarah maka p 0,085 X ½ dengan hasil p sebesar 0,0425 atau p <0,05.Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan ada hubungan negatif yang signifikan antara tingkat stres kerja dengan kinerja pada sopir taksi. Hasil penelitian ini menunjukkan sumbangan efektif atau peranan stres kerja terhadap kinerja dengan persentasenya sebesar 5,9%, dengan ini berarti masih ada 94,1% faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja selain stres kerja, seperti kualitas layanan, kepuasan kerja, pengembangan kerja, keputusan kompensasi, ketrampilan berkomunikasi, kreativitas, ketrampilan interpersonal, inisiatif, disiplin, otoritas dan tanggung jawab, dan lain-lain.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: TINGKAT STRES KERJA DENGAN KINERJA PADA SOPIR TAKSI
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 10 Jun 2009 08:08
Last Modified: 11 Dec 2014 11:34
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/2415

Actions (login required)

View Item View Item