OPTIMASI FORMULA TABLET HISAP JAHE MERAH (Zingiber officinale Roxb) DENGAN KOMBINASI LAKTOSASORBITOL SEBAGAI BAHAN PENGISI DENGAN METODE SIMPLEX LATTICE DESIGN

MEILINDA , MELY (2008) OPTIMASI FORMULA TABLET HISAP JAHE MERAH (Zingiber officinale Roxb) DENGAN KOMBINASI LAKTOSASORBITOL SEBAGAI BAHAN PENGISI DENGAN METODE SIMPLEX LATTICE DESIGN. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
K100040159.pdf

Download (382kB)
[img] PDF
K100040159.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Tanaman jahe merah (Zingiber officinale Roxb) merupakan salah satu tanaman obat yang dapat digunakan sebagai peluruh masuk angin, radang tenggorokan, antimual, pelega tenggorokan dan lainnya. Supaya khasiat jahe merah dapat lebih terasa dalam mulut dan tenggorokan, maka perlu dibuat sediaan yang lebih efektif, tahan lama, dan menarik serta praktis yaitu dengan dibuat sediaan tablet hisap. Rasa dari jahe merah yang agak pahit dan pedas maka perlu diformulasi dengan menambahkan penggunaan bahan pengisi sekaligus sebagai bahan pemanis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi laktosa dengan sorbitol dan mendapatkan formula tablet hisap jahe merah yang optimum dengan perbandingan laktosa dan sorbitol sebagai bahan pengisi. Pembuatan ekstrak rimpang jahe merah dengan cara perkolasi menggunakan etanol 70%, pengeringan dengan avicel pH 102. Pada penelitian ini dibuat 6 formula, 5 formula sebagai formula prediksi untuk mendapatkan persamaan Simplex Lattice Design dan 1 formula sebagai formula verifikasi. Perbandingan bahan pengisi formula I yaitu 100% sorbitol : 0% laktosa, formula II yaitu 75% sorbitol : 25% laktosa, formula III yaitu 50% sorbitol : 50% laktosa, formula IV yaitu 25% sorbitol : 75% laktosa dan formulaV yaitu 0% sorbitol : 100% laktosa. Setiap formula diuji sifat fisik granul dan tablet serta untuk mendapatkan persamaan Simplex Lattice Design. Profil sifat fisik granul dan tablet yang terpilih untuk penentuan formula yang optimum adalah kecepatan alir, kekerasan tablet, kerapuhan tablet, waktu larut dan respon rasa. Dipilih formula 60% sorbitol : 40% laktosa sebagai formula untuk verifikasi persamaan Simplex Lattice Design yang diperoleh. Analisis data dilakukan secara teoritis dan statistik menggunakan uji One Sample T-test dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua formula memenuhi persyaratan dari tablet yang baik. Penggunaan kombinasi laktosa dan sorbitol mempengaruhi profil sifat fisik granul dan tablet hisap yaitu menurunkan kecepatan alir, meningkatkan CV tablet dan meningkatkan kekerasan tablet, kerapuhan tablet menurun, waktu larut dan respon rasa yang meningkat. Campuran laktosa 40% : sorbitol 60% dapat digunakan sebagai bahan pengisi yang optimum untuk pembuatan tablet hisap jahe merah secara granulasi basah.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Rimpang jahe merah, laktosa-sorbitol, tablet hisap jahe merah, simplex lattice design.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 09 Jun 2009 03:55
Last Modified: 02 Mar 2011 04:06
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/2320

Actions (login required)

View Item View Item