Aspek Pendidikan Spiritual dalam Prosesi Injak Telur Pada Upacara Perkawinan Adat Jawa, Studi Kasus di Desa Palur Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo

LESTARI, PUJI (2013) Aspek Pendidikan Spiritual dalam Prosesi Injak Telur Pada Upacara Perkawinan Adat Jawa, Studi Kasus di Desa Palur Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman Depan)
03._HALAMAN_DEPAN.pdf

Download (678kB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
04._BAB_I.pdf

Download (28kB)
[img] PDF (Bab II)
05._BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (80kB)
[img] PDF (Bab III)
06._BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (81kB)
[img] PDF (Bab IV)
07._BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Bab V)
08._BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (23kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
09._DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (15kB)
[img] PDF (Lampiran)
10._LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)
[img]
Preview
PDF (Naskah Publikasi)
02._NASKAH_PUBLIKASI_ILMIAH.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang, peralatan yang digunakan, pelaksanaan prosesi, doa dalam ritual, serta aspek pendidikan spiritual dalam prosesi injak telur pada upacara perkawinan adat Jawa di Desa Palur Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo. Jenis penelitian ini adalah naturalistik atau kualitatif dengan strategi studi kasus. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah berasal dari informan, tempat dan peristiwa, serta dokumen yang berupa foto-foto ketika prosesi injak telur. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data dengan dua macam triangulasi, yaitu triangulasi teknik atau instrumen pengumpulan data yang berasal dari wawancara mendalam, observasi langsung, dokumentasi, dan triangulasi sumber data yang dapat diperoleh berdasarkan informasi dari tempat dan peristiwa serta dokumen yang berkaitan dengan data mengenai injak telur dalam tradisi perkawinan adat Jawa. Untuk menganalisis data dengan menerapkan model analisi interaktif melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa prosesi injak telur tersebut merupakan tradisi turun temurun dari nenek moyang zaman dahulu kala. Dalam ritual wiji dadi segala yang digunakan baik untuk sesajen maupun untuk wiji dadinya adalah berasal dari alam, karena mereka menganggap bahwa manusia diciptakan dari tanah dan akan kembali ke dalam tanah, sehingga harus menghormati alam. Peralatan yang digunakan dalam prosesi injak telur antara lain: sebutir telur ayam jawa, nampan, takir, kemenyan, bokor mas yang telah diisi air, kembang setaman yang terdiri dari bunga mawar, melati, dan kenanga, serta cok bakal yang berisi telur ayam jawa, kacang hijau, kacang tholo, kluwak, kemiri bijian, cabai merah, bawang merah, bawang putih, garam, terasi, ikan gerih, kemenyan, kelapa, kunyit, kinang, daun sirih, injet, gula jawa, dan uang logam. Prosesi injak telur dalam perkawinan adat Jawa mengandung makna spiritual yaitu suatu gambaran kehidupan rumah tangga kelak agar tercapai kehidupan yang harmonis dan bahagia. Suami istri harus bekerja sama dan saling membantu dalam menjalankan kehidupan rumah tangganya. Tentunya dengan adat Jawa dilakukan ritual sebagai wujud penghormatan kepada leluhur dan sekaligus untuk memohon keselamatan, perlindungan, kelancaran dan berkah untuk keluarga baru yang akan segera dibina.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Spiritual, injak telur, wiji dadi, adat Jawa.
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Kewarganegaraan
Depositing User: Munawar Munawar
Date Deposited: 04 Mar 2013 12:07
Last Modified: 04 Mar 2013 13:08
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/22954

Actions (login required)

View Item View Item